![]() |
| Maryono (memegang bendera) saat melepas 500 pemudik. |
inijabar.com, Jakarta - PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) IX Jakarta 2, resmi memberangkatkan ratusan peserta dalam program mudik gratis bertajuk 'Mudik Aman Berbagi Harapan 2026', sebagai komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam melayani kebutuhan masyarakat jelang Idulfitri 1447 H.
Pemimpin Wilayah (Pinwil) PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta, Maryono, menyatakan bahwa program tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan akses perjalanan yang lebih aman dan terorganisir.
"Program Mudik Gratis ini adalah bentuk kepedulian Pegadaian, agar masyarakat dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman. Kami bersyukur kegiatan ini terlaksana dengan baik demi membantu mereka merayakan Lebaran bersama keluarga," ujar Maryono di lokasi pemberangkatan, Universitas Budi Luhur, Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).
Secara nasional, Pegadaian mencatat pertumbuhan signifikan dalam jumlah peserta mudik. Tahun lalu, peserta berjumlah sekitar 3.800 orang, namun pada tahun 2026 ini meningkat menjadi 4.035 pemudik.
Untuk mendukung mobilitas tersebut, Pegadaian menyiagakan total 80 unit bus di seluruh Indonesia, serta menyediakan moda transportasi lain berupa kereta api dan lima armada kapal laut.
Khusus untuk Kanwil IX Jakarta 2, sebanyak 500 peserta diberangkatkan menggunakan 15 armada bus. Maryono menjelaskan, bahwa proses pendaftaran dilakukan satu pintu melalui portal yang terintegrasi untuk memastikan efektivitas distribusi peserta.
"Pesertanya merupakan kombinasi antara nasabah setia dan masyarakat umum. Kami memverifikasi data mereka agar sesuai dengan rute tujuan yang kami sediakan," jelas Maryono.
Para pemudik dari Kanwil IX Jakarta diberangkatkan menuju sejumlah kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatera, meliputi Solo, Yogyakarta, Purworejo, Surabaya, Malang, dan Palembang.
"Selama perjalanan, kami memberikan fasilitas berupa paket logistik berupa kaos, topi, camilan, dan makanan siang, lalu ada obat-obatan ringan dan daluran komunikasi intensif antara pimpinan bus untuk memantau hingga sampai ke tujuan," paparnya.
Selain aspek sosial, momen ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan aplikasi Tring. Pegadaian mengusung kampanye 'Melayani Sepenuh Hati' yang terintegrasi dengan layanan digital tersebut.
Pemilihan Universitas Budi Luhur sebagai lokasi pemberangkatan bukanlah tanpa alasan. Maryono mengungkapkan, bahwa Pegadaian sering berkolaborasi, mulai dari program The Gade Creative Lounge untuk kreativitas mahasiswa, hingga program pengelolaan bank sampah di lingkungan kampus.
"Kami ingin memberikan nilai tambah, tidak hanya dari sisi bisnis tetapi juga misi sosial. Semoga perjalanan para pemudik lancar, sehat, dan tetap nyaman sesuai tagline kami," pungkasnya. (Pandu)




