Tiga Pilar Bekasi Selatan Siaga, Kawasan Pekayon Jadi Titik Rawan Kemacetan

Redaktur author photo
Apel siaga di Kecamatan Bekasi Selatan

inijabar.com, Kota Bekasi – Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2026, wilayah Bekasi Selatan mulai dipadati kendaraan pemudik. Kawasan Pekayon menjadi salah satu titik yang disorot karena berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas.

Mengantisipasi hal tersebut, unsur tiga pilar menggelar apel gabungan diantaranya unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dishub sebagai bentuk kesiapan pengamanan pada Selasa (17/3/2026)

Camat Bekasi Selatan, Karya Sukmajaya, mengatakan, peningkatan volume kendaraan sudah mulai terlihat di sejumlah ruas jalan, terutama di kawasan Pekayon yang menjadi jalur strategis pemudik.

Untuk mengurai kepadatan tersebut, kata dia, Dinas Perhubungan akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional melalui petugas di lapangan yang bertugas mengatur arus kendaraan.

“Rekayasa lalu lintas menjadi kewenangan Dinas Perhubungan. Petugas di lapangan nanti yang langsung mengatur untuk mengurai kepadatan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan, termasuk tujuh lokasi yang menjadi fokus pengamanan selama arus mudik berlangsung. Personel gabungan akan ditempatkan secara proporsional sesuai kebutuhan di lapangan.

Pengamanan difokuskan pada jalur-jalur utama yang dilalui pemudik, termasuk kawasan Pekayon yang diprediksi mengalami lonjakan kendaraan.

Karya menyatakan, sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran dan keamanan selama arus mudik.

“Sinergitas harus terus diperkuat. Kita harus bergerak bersama dan cepat merespons setiap situasi di lapangan,” katanya.

Di sisi lain, Karya juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.

“Pastikan listrik, gas, dan air dalam kondisi aman sebelum berangkat, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Selain itu, warga diminta untuk berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat serta menjaga kebersihan lingkungan sebelum bepergian dalam waktu lama.

Fenomena meningkatnya jumlah pendatang usai mudik juga turut menjadi perhatian. Namun demikian, hal tersebut dinilai sebagai bagian dari dinamika perkembangan kota yang perlu diantisipasi dengan kesiapan masing-masing individu.

Karya berharap dengan kesiapan seluruh unsur serta kesadaran masyarakat, arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar dan aman.

“Mudah-mudahan arus mudik berjalan lancar, masyarakat selamat sampai tujuan, dan kembali ke Bekasi dalam keadaan aman,” pungkasnya.(firman)

Share:
Komentar

Berita Terkini