Walikota Bandung Fokus Sampah Pasca Lebaran, Tugas Lurah dan Camat Ini

Redaktur author photo
Ilustrasi

inijabar.com, Kota Bandung- Walikota Bandung Muhammad Farhan menyatakan, di momen libur Idul Fitri 1447 hijriah penanganan sampah selama tiga hari akan fokus pengangkutan penumpukan sampah di sejumlah ruas jalan.

Hal ini, kata dia disebabkan meningkatnya volume sampah terutama saat sebelum dan sesudah lebaran.

Farhan juga mengatakan, proses pengangkutan sampah akan dilakukan secara berkala setiap tiga jam sekali. 

Langkah ini, kata dia, diambil untuk memastikan tidak terjadi penumpukan berkepanjangan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) maupun di jalanan.

‎“Fokus selama tiga hari ini adalah pengangkutan seluruh penumpukan sampah di jalan-jalan. Karena itu, setiap tiga jam kami lakukan pengangkutan,” katanya. Sabtu 21 Maret 2026.

‎Farhan mengakui, pengangkutan tidak dapat dilakukan sekaligus dalam waktu singkat. Pasalnya, Pemkot Bandung terkendala soal keterbatasan kapasitas serta perlunya pengaturan distribusi sampah ke TPS sambil menunggu dibukanya kembali kuota pembuangan ke TPA Sarimukti.

“Memang tidak bisa sekaligus, karena kami harus mengatur agar sampah bisa masuk ke TPS sambil menunggu kuota ke TPA Sarimukti dibuka kembali,”ujar Farhan.

Farhan mengimbau seluruh warga Kota Bandung untuk mulai memilah sampah dari rumah, khususnya sampah organik dapur atau SOD. 

Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk mengurangi beban pengangkutan serta mempercepat proses pengolahan di tingkat wilayah.

“Kepada seluruh warga, mari kita atasi sampah organik dapur dengan memilah dari rumah. Nantinya petugas kewilayahan juga akan membantu dalam proses pemilahan dan pengamanan sampah SOD,”ungkapnya.

‎“Tugas camat dan lurah memastikan tidak ada penumpukan di setiap kecamatan dan kelurahan. Jangan hanya mengandalkan TPS, tetapi lakukan pengolahan sampah organik secara maksimal,” sambung Farhan.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini