inijabar.com, Kuningan - Musyawarah Cabang (Muscab) IX DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kuningan periode 2026–2031 tetap digelar meski sempat mengalami keterlambatan dan diwarnai absennya salah satu bakal calon ketua.
Agenda yang berlangsung di Hotel Zamrud Cirebon, Sabtu (11/4/2026), molor dari jadwal semula karena panitia menunggu kehadiran kandidat Mashuri Gonjes. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, yang bersangkutan tak kunjung hadir.
Ketua DPC PPP Kuningan, dr Toto Taufikurrahman Kosim, menyebut forum akhirnya tetap dibuka setelah dinyatakan memenuhi syarat kuorum.
“Pembukaan sempat tertunda sampai pukul 10.00 WIB karena salah satu bakal calon, Pak Mashuri (Gonjes), tidak hadir. Namun setelah dinyatakan kuorum, Muscab tetap dibuka oleh Ketua DPW PPP Jawa Barat, Pak Uu Ruzhanul Ulum,” ujar Toto, Minggu (12/4/2026).
Dalam jalannya persidangan, forum bahkan sempat diskors untuk kembali memberi kesempatan kepada Mashuri Gonjes hadir. Namun hingga sidang berakhir, kandidat tersebut tetap tidak muncul.
Meski diwarnai dinamika, Muscab tetap menghasilkan keputusan strategis dengan menetapkan lima orang formatur yang akan menyusun kepengurusan DPC PPP Kabupaten Kuningan ke depan.
dr Toto Taufikurrahman Kosim terpilih sebagai formatur dari unsur pengurus harian. Sementara empat formatur lainnya berasal dari perwakilan wilayah, yakni Hedi (Zona 1/Kecamatan Kuningan), Edi (Zona 2/Kecamatan Mandirancan), Uus Shihabudin (Zona 3/Kecamatan Ciawigebang), dan Agus (Zona 4/Kecamatan Cibingbin).
Penetapan formatur ini menjadi langkah awal dalam menentukan arah kepemimpinan PPP Kuningan untuk periode lima tahun mendatang.(ikin)



