![]() |
| Baleho Gus Shol masih terpampang di depan kantor DPC PPP Kota Bekasi |
inijabar.com, Kota Bekasi - Pasca keputusan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mencopot H. Sholihin dari jabatan Ketua DPC PPP Kota Bekasi, suasana kantor partai berlambang Ka’bah itu tampak lengang.
Pada Senin (13/4/2026), aktivitas di kantor DPC PPP Kota Bekasi terlihat minim. Tidak tampak kegiatan politik maupun konsolidasi kader seperti biasanya. Hanya beberapa staf kantor yang terlihat berada di lokasi, itupun sekadar melakukan pekerjaan rutin seperti membersihkan ruangan dan halaman kantor.
Kondisi ini mencerminkan situasi internal partai yang tengah menunggu arah dan kepastian pasca keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Belum terlihat adanya aktivitas koordinasi atau pertemuan resmi yang melibatkan pengurus maupun kader.
Menariknya, dari bagian depan kantor, sebuah baliho berukuran sekitar 3x6 meter masih terpampang jelas. Dalam baliho tersebut, foto H. Sholihin masih terpasang lengkap dengan keterangan jabatannya sebagai Ketua DPC PPP Kota Bekasi.
Keberadaan baliho itu seolah menjadi simbol bahwa proses transisi kepemimpinan di tubuh PPP Kota Bekasi belum sepenuhnya berjalan. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda penurunan atribut lama atau pemasangan identitas kepengurusan baru.
Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur internal partai di tingkat daerah masih dalam tahap penyesuaian setelah keputusan dari pusat. Situasi tersebut juga memunculkan spekulasi terkait dinamika politik lanjutan di tubuh PPP Kota Bekasi.
Saat dikonfirmasi H.Sholihin yang akrab disapa Gus Shol mengatakan, dirinya memang tidak ada agenda ke kantor DPC PPP Kota Bekasi usai keputusan pencoptan jabatannya sebagai Ketua DPC PPP Kota Bekasi.
"Saya sedang ada beberapa kegiatan undangan warga,"ucapnya.(*)



