![]() |
| Koperasi Merah Putih di Subang |
inijabar.com, Subang- Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Subang terus menunjukkan progres signifikan. Hingga awal Mei 2026, sebanyak 154 unit KDKMP dari total target 175 titik telah masuk tahap pengerjaan, dan 57 di antaranya sudah rampung 100 persen.
Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol (Czi) Asep Saepudin mengatakan, percepatan pembangunan terus dilakukan agar target penyelesaian bisa tercapai sebelum Agustus 2026.
“Alhamdulillah hingga awal Mei ini, pekerjaan KDKMP sudah mencapai 57 titik yang selesai 100 persen dari total target 175 titik. Insya Allah sampai akhir Mei nanti ditargetkan bertambah menjadi 110 titik selesai,” ujar Asep Saepudin saat ditemui di Subang. Selasa (12/5/2026)
Menurutnya, pembangunan KDKMP merupakan bagian dari program nasional penguatan ekonomi desa yang dilakukan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia. Di Kabupaten Subang sendiri, progres pembangunan dinilai cukup cepat dibanding sejumlah daerah lain.
Asep menjelaskan, pemerintah pusat menargetkan peresmian awal sebanyak 1.000 titik KDKMP di seluruh Indonesia pada 18 Mei 2026 mendatang. Peresmian tersebut direncanakan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Yang akan diresmikan Presiden pada 18 Mei nanti adalah KDKMP yang sudah selesai 100 persen. Untuk Kabupaten Subang, ada 57 titik yang dipastikan masuk dalam tahap peresmian awal tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, setelah tahap pertama peresmian pada Mei, sisanya akan dilanjutkan pada Agustus 2026. Dari total 175 titik KDKMP di Kabupaten Subang, sebanyak 118 titik lainnya ditargetkan selesai dan diresmikan pada tahap berikutnya.
Program KDKMP sendiri diharapkan menjadi pusat penguatan ekonomi masyarakat desa, mulai dari distribusi kebutuhan pokok, pengembangan UMKM, hingga pelayanan ekonomi berbasis koperasi modern di tingkat desa dan kelurahan.
Dengan progres yang terus dikebut, Pemerintah bersama TNI optimistis seluruh pembangunan KDKMP di Kabupaten Subang dapat selesai tepat waktu dan mulai beroperasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.(SriMS)



