![]() |
| Anggota DPRD Jabar Saeful Bachri saat bersama menanam Kakao |
inijabar.com, Kabupaten Bandung - Kakao memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan dapat dibudidayakan bahkan dimulai dari halaman rumah warga.
Untuk itu, Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Saeful Bachri, mengajak masyarakat Kabupaten Bandung khususnya dan Jawa Barat umumnya untuk mulai bertani kakao.
"Potensi ekonomi kakao sendiri memiliki peluang cukup besar," ujar pria yang juga anggota Fraksi Demokrat ini. Sabtu (9/5/2026)
Saeful menjelaskan, peluang besar tersebut didukung dengan adanya dua pabrik olahan kakao berskala besar di wilayah Jawa Barat yang berlokasi di Kabupaten Bandung. Keberadaan dua pabrik ini membuat komoditas kakao memiliki nilai ekonomi tinggi dan pasar yang jelas.
"Hal tersebut menjadikan kakao memiliki nilai ekonomi yang tinggi,"ucapnya.
Saeful juga menyatakan, saat ini dua pabrik olahan kakao tersebut masih mengandalkan bahan baku impor sebesar 55 persen dari Afrika. Sisanya dipasok dari Lampung dan Kendari.
"Dua pabrik olahan kakao tersebut membeli bahan baku 55 persen impor dari Afrika, dan sisanya dikirim dari Lampung dan Kendari, sementara pabriknya sendiri berada di Kabupaten Bandung," jelasnya.
Melihat kondisi tersebut, Saeful mendorong masyarakat Kabupaten Bandung untuk membaca peluang ekonomi yang ada. Dengan lokasi pabrik yang dekat, petani lokal bisa menjadi pemasok utama dan menekan ketergantungan impor.
"Maka dari itu kenapa tidak masyarakat Kabupaten Bandung membaca peluang tersebut," katanya.
Saeful menambahkan, budidaya kakao tidak harus membutuhkan lahan luas. Masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan atau halaman rumah sebagai langkah awal.
"Jika dikelola serius, kakao dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga di tengah potensi pasar yang sudah tersedia di depan mata,"tandasnya.(kiki)



