Dedi Mulyadi Siap Ambil Alih Bandung Zoo, Pemkot Bandung Dinilai Terlalu Lama 'Audisi'

Redaktur author photo
Bandung Zoo

inijabar.com, Kota Bandung- Wacana pengambilalihan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memanas. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi secara terbuka menyatakan kesiapan BUMD Jabar untuk turun tangan mengelola kawasan konservasi legendaris tersebut jika Pemerintah Kota Bandung tak kunjung mengambil keputusan.

Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal keras bahwa nasib Bandung Zoo tidak bisa terus digantung dalam ketidakpastian hukum dan tarik ulur kepentingan pengelola.

Menurut Dedi, hingga kini Pemkot Bandung masih melakukan proses kajian dan “audisi” calon pengelola baru. Situasi itu membuat kepastian masa depan pegawai, satwa, dan kawasan konservasi belum juga jelas.

“Kalau terlalu lama diputuskan, yang jadi korban pegawai dan konservasi,” ujarnya di Bandung. Jumat (8/5/2026)

Bandung Zoo Dinilai Lebih dari Sekadar Tempat Wisata

Bagi Pemprov Jabar, Bandung Zoo bukan sekadar destinasi hiburan atau aset bisnis. Kawasan itu dianggap sebagai salah satu paru-paru kota yang masih memiliki vegetasi besar dan ekosistem hijau yang relatif terjaga di tengah padatnya Kota Bandung.

Dedi menilai keberadaan pohon-pohon besar dan kawasan hijau di Bandung Zoo menjadi aset lingkungan yang tidak boleh rusak akibat konflik pengelolaan berkepanjangan.

Karena itu, Pemprov Jabar membuka opsi agar BUMD mengambil alih manajemen jika dalam satu bulan ke depan Pemkot Bandung belum mampu menentukan pengelola definitif.

Nasib Pegawai dan Satwa Jadi Sorotan

Isu paling sensitif dari polemik Bandung Zoo bukan hanya soal siapa pengelolanya, melainkan masa depan pegawai dan kesejahteraan satwa di dalamnya.

Ketidakjelasan status pengelolaan dikhawatirkan berdampak pada operasional harian, perawatan satwa, hingga keberlangsungan konservasi. Jika dibiarkan terlalu lama, konflik administratif bisa berubah menjadi krisis lingkungan dan sosial.

Dedi Mulyadi menegaskan, jika BUMD Jabar masuk, orientasinya bukan mencari keuntungan semata. Fokus utama disebut untuk menjaga kelangsungan konservasi sekaligus menyelamatkan pekerja yang menggantungkan hidup dari operasional kebun binatang tersebut.

Pemkot Bandung Didesak Segera Putuskan

Kini sorotan publik tertuju pada langkah dan Kementerian Kehutanan. Pemkot disebut telah meminta waktu satu bulan untuk menentukan pihak yang paling layak mengelola Bandung Zoo.

Namun publik mulai mempertanyakan mengapa proses penentuan pengelola berlangsung sangat lama, padahal keberlangsungan operasional kebun binatang menyangkut keselamatan satwa dan nasib ratusan pekerja.

Jika tenggat itu gagal menghasilkan keputusan, bukan tidak mungkin pengelolaan akan berpindah ke tangan BUMD Jawa Barat dengan dukungan penuh dari Gubernur Dedi Mulyadi.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini