IBI Ciamis Gaspol Zero Dose, Bidan Kawal Generasi Emas 2045

Redaktur author photo
IBI Ciamis Gelar Baksos

inijabar.com, Ciamis- Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Ciamis menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan dalam rangka memperingati Bulan Bhakti IBI, International Day of the Midwife (IDM), HUT IBI ke-75, serta Pekan Imunisasi Dunia, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ciamis itu menjadi bagian dari gerakan nasional Indonesia Bebas Zero Dose, yakni program untuk memastikan seluruh anak mendapatkan akses imunisasi dasar lengkap demi mencegah berbagai penyakit berbahaya sejak dini.

Program tersebut sekaligus mempertegas peran strategis bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, menekan angka stunting, hingga mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Bidan Jadi Garda Depan Lawan Zero Dose

Dalam kegiatan tersebut, para bidan memberikan berbagai layanan kesehatan mulai dari imunisasi anak, pelayanan keluarga berencana (KB), hingga monitoring pelayanan MOW (Metode Operasi Wanita) di Rumah Sakit Dadi Keluarga Ciamis.

Mengusung tema “Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan”, kegiatan ini juga menjadi simbol pentingnya keberadaan bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah.

Ketua IBI Kabupaten Ciamis, Yussi Agustina mengatakan bahwa bidan memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan perempuan dan anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan mudah diakses.

Menurutnya, imunisasi lengkap menjadi salah satu kunci utama dalam membentuk generasi sehat dan berkualitas di masa depan.

“Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan bagi perempuan dan anak dapat diakses dengan baik. Program imunisasi dan pelayanan KB ini merupakan bagian penting dalam mendukung Indonesia bebas zero dose dan menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Yussi.

Ancaman Zero Dose Masih Jadi Sorotan

Istilah zero dose merujuk pada anak-anak yang sama sekali belum pernah mendapatkan imunisasi dasar. Kondisi ini masih menjadi perhatian serius pemerintah karena berisiko meningkatkan penyebaran penyakit yang sebenarnya bisa dicegah melalui vaksinasi.

Karena itu, keterlibatan bidan dinilai sangat penting, terutama dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi, kesehatan reproduksi, dan pola pengasuhan anak sehat.

Selain pelayanan medis, kegiatan bakti sosial juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi keluarga agar lebih sadar terhadap pentingnya perencanaan keluarga dan pencegahan stunting sejak dini.

IBI Ciamis Dapat Apresiasi

Kepala Bidang KBKKK, Wati Kuswatini mengapresiasi kolaborasi yang dibangun IBI Kabupaten Ciamis bersama pemerintah dan berbagai mitra kesehatan.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di daerah.

“Kami sangat mengapresiasi langkah IBI Ciamis yang terus aktif memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Kolaborasi ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga serta mendukung program pemerintah dalam percepatan pelayanan KB dan imunisasi,” ungkap Wati.

Menuju Indonesia Emas 2045

Gerakan pelayanan kesehatan yang dilakukan IBI Ciamis dinilai bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045.

Antusiasme masyarakat yang tinggi dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya imunisasi dan pelayanan kesehatan keluarga.

Dengan keterlibatan aktif para bidan, pemerintah berharap target Indonesia Bebas Zero Dose dapat tercapai sehingga kualitas kesehatan ibu dan anak di daerah semakin merata dan berkelanjutan.(dicki)

Share:
Komentar

Berita Terkini