Mendes Yandri Tertarik Garut Disiapkan Jadi Desa Ekspor, Kemiskinan Ditarget Turun

Redaktur author photo
Menteri Desa Yandri Susanto

inijabar.com, Garut - Menteri Desa Yandri Susanto mulai mengarahkan Kabupaten menjadi daerah berbasis desa ekspor melalui penguatan produk unggulan desa, pengembangan desa tematik, hingga penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah pusat untuk menekan angka kemiskinan sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah. 

Pemerintah menilai desa tidak lagi hanya menjadi wilayah penerima bantuan pembangunan, tetapi harus mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi hingga menembus pasar internasional.

“Kalau desa dikelola dengan baik, kesejahteraan akan tumbuh dari bawah. Di situ angka kemiskinan bisa ditekan, terutama masyarakat pada kelompok desil 1 sampai desil 5,” kata Yandri, Jumat (15/5/2026).

Menurut Yandri, Garut memiliki modal kuat untuk berkembang menjadi kawasan desa ekspor karena memiliki banyak komoditas unggulan yang sudah dikenal pasar nasional hingga luar negeri. Potensi tersebut dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa jika dikelola secara terintegrasi.

Beberapa sektor unggulan yang dinilai siap dikembangkan antara lain kopi Garut, produk kulit, akar wangi, teh, hortikultura, hingga berbagai produk olahan UMKM desa. Pemerintah juga mendorong desa-desa di Garut memiliki identitas ekonomi tematik agar lebih mudah dipasarkan dan memiliki daya saing ekspor.

Selain fokus pada produksi, pemerintah akan memperkuat tata kelola desa, pelatihan sumber daya manusia, hingga akses pemasaran global agar produk desa tidak berhenti di pasar lokal. 

Skema desa ekspor ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mempercepat pemerataan ekonomi di wilayah pedesaan.

Program desa ekspor juga dipandang menjadi salah satu solusi untuk mengurangi urbanisasi. Dengan ekonomi desa yang tumbuh, masyarakat dinilai tidak lagi bergantung mencari pekerjaan ke kota besar karena peluang usaha dan lapangan kerja dapat tercipta langsung dari potensi lokal desa masing-masing.

Jika program berjalan optimal, Garut diproyeksikan menjadi salah satu model pengembangan desa ekspor di Indonesia dengan basis ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada kekuatan produk lokal dan UMKM desa.

Share:
Komentar

Berita Terkini