![]() |
| Momen saat pelaku pencurian terekam CCTV. |
inijabar.com, Kota Bekasi - Aksi pencurian sepeda motor kembali meresahkan warga Bekasi Utara. Seorang karyawan bernama Muhammad Syafiqri, terpaksa tidak masuk bekerja setelah sepeda motor Honda PCX dengan nomor polisi B 6297 VZD miliknya, raib digondol maling dari halaman kontrakan, Jumat (8/5/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Belimbing 8, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara. Korban baru menyadari kendaraannya hilang sekitar pukul 04.30 WIB, saat hendak bersiap memulai aktivitas.
"Motor sudah dalam kondisi dikunci setang. Saya baru tahu hilang sekitar jam 04.30 WIB, akhirnya hari ini saya memutuskan tidak masuk kerja dulu," ujar Syafiqri dilansir.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi, pelaku berjumlah dua orang dengan wajah tertutup masker. Para pelaku tampak membuka paksa gembok pagar kontrakan sebelum masuk ke area parkir. Setelah merusak kunci setang, pelaku mendorong motor tersebut keluar area kontrakan.
Sementara itu, Istri korban, Syarifahtun Annysah, menduga pelaku sudah sangat memahami situasi di lingkungan kontrakan tersebut. Ia menengarai adanya kemungkinan, pelaku memiliki relasi atau setidaknya pernah memantau situasi pemukiman sebelum beraksi.
"Kemungkinan pelaku ada kenalan di sekitar pemukiman atau memang sudah tahu banget situasi di kontrakan itu. Di rekaman CCTV, mereka lebih fokus menggeser pagar besar daripada pagar kecil. Sepertinya mereka tahu kalau pagar kecil itu digeser akan menimbulkan suara," ungkap Annysah melalui pesan singkat.
Annysah juga merasa janggal, karena fitur alarm pada motor suaminya tidak berbunyi saat kejadian. Ia menduga sistem keamanan kendaraan tersebut telah dilumpuhkan terlebih dahulu oleh pelaku, sebelum dibawa kabur.
"Fitur alarm sebenarnya aktif, tapi sepertinya sistemnya dibuat eror oleh mereka. Secanggih apa pun teknologinya, sepertinya tetap ada celah yang mereka manfaatkan," tambahnya.
Korban mengaku telah melaporkan musibah ini kepada pihak berwenang dan memberikan bukti rekaman CCTV, guna membantu proses penyelidikan. Keluarga korban menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.
"Kami sudah lapor dan sangat berharap kasus ini segera terungkap oleh kepolisian. Semoga motornya bisa kembali lagi," pungkas Annysah. (Pandu)



