![]() |
| Pengurus DPD PAN Kota Bekasi saat dilantik Ketua Umum Zulkifli Hasan |
inijabar.com, Kota Bekasi- Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi periode 2025-2030 resmi dilantik dalam agenda pelantikan serentak pengurus PAN se-Jawa Barat yang digelar di Hotel Sutan Raja, Soreang Kabupaten Bandung Minggu (10/5/2026).
Agenda politik tersebut menjadi momentum konsolidasi besar PAN menjelang kontestasi Pemilu 2029. Sejumlah elite nasional hingga daerah hadir langsung dalam kegiatan itu, mulai dari Ketua Umum Zulkifli Hasan, Sekjen PAN Eko Purnomo hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dalam arahannya, Zulkifli Hasan meminta seluruh kader PAN di Jawa Barat memperkuat kerja politik langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, partai politik tidak cukup hanya hadir saat momentum pemilu, tetapi harus aktif membantu kebutuhan rakyat sehari-hari.
“Pengurus baru harus bekerja nyata, turun langsung ke masyarakat, mendengar persoalan warga dan memberikan solusi,” ujar Zulhas dalam sambutannya.
Kehadiran Dedi Mulyadi dalam pelantikan tersebut juga dinilai memberi sinyal kuat bahwa PAN ingin memperluas pengaruh politiknya di Jawa Barat, termasuk di wilayah penyangga Jakarta seperti Kota Bekasi yang dikenal memiliki dinamika politik sangat kompetitif.
Ketua DPD PAN Kota Bekasi Ahmas Rivai menegaskan optimisme partainya menghadapi Pemilu 2029. Ia menyebut target masuk tiga besar partai di Kota Bekasi bukan hal mustahil jika seluruh kader bergerak bersama membantu masyarakat.
“Modal utama PAN itu kerja nyata. Kalau kader hadir dan dirasakan masyarakat, saya yakin target tiga besar bisa tercapai,” kata Ahmas Rivai.
Anggota DPRD Kota Bekasi itu juga mengungkapkan PAN menargetkan lonjakan kursi legislatif pada Pemilu mendatang. Dari perolehan lima kursi saat ini, PAN Kota Bekasi membidik minimal delapan kursi DPRD Kota Bekasi pada 2029.
Target tersebut dinilai cukup realistis melihat peta politik Kota Bekasi yang terus berubah dalam beberapa tahun terakhir. PAN mencoba memanfaatkan kekuatan figur kader muda, jaringan akar rumput serta isu pelayanan masyarakat untuk memperbesar basis suara.
Selain itu, efek elektoral dari figur nasional PAN dan kedekatan dengan tokoh-tokoh Jawa Barat diperkirakan menjadi salah satu strategi utama partai berlambang matahari putih itu.
Kota Bekasi menjadi salah satu daerah penting bagi PAN di Jawa Barat karena memiliki jumlah pemilih besar dan karakter pemilih urban yang dinamis. Persaingan menuju Pemilu 2029 diprediksi semakin ketat karena hampir seluruh partai mulai melakukan konsolidasi sejak dini.
Pelantikan serentak pengurus PAN se-Jawa Barat ini sekaligus menjadi penanda dimulainya mesin politik partai untuk menghadapi agenda besar politik nasional lima tahun ke depan.(*)



