inijabar.com, Ciamis – Tradisi ziarah kepada para leluhur atau karuhun kembali menjadi pengingat penting bagi masyarakat Kabupaten Ciamis untuk tidak melupakan sejarah panjang perjuangan para pendahulu.
Kegiatan yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Tatar Galuh ini dinilai bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada sosok-sosok yang berjasa dalam membangun peradaban hingga Ciamis berkembang seperti saat ini.
Dalam keterangannya, disampaikan bahwa tidak ada kondisi yang dinikmati masyarakat saat ini tanpa jasa para pendahulu. Keberadaan Kabupaten Ciamis yang maju dan berkembang merupakan hasil perjuangan panjang para leluhur yang telah meletakkan fondasi kehidupan bagi generasi penerus.
"Pada dasarnya tidak ada hari ini tanpa diawali oleh jasa-jasa para pendahulu kita. Ini merupakan bentuk penghormatan kepada mereka yang telah berjuang dan mewariskan nilai-nilai kehidupan bagi masyarakat Ciamis," ungkapnya.
Tradisi ziarah tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang jasa-jasa karuhun sekaligus meneladani semangat juang mereka. Masyarakat diajak untuk tidak melupakan sejarah dan tetap menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada generasi muda agar selalu menghargai jasa orang tua dan para leluhur. Semangat kerja keras, kebersamaan, serta kecintaan terhadap daerah yang diwariskan para pendahulu dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, kondisi Kabupaten Ciamis yang saat ini terus berkembang dengan berbagai capaian positif dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat tidak terlepas dari perjuangan generasi sebelumnya. Karena itu, nilai-nilai perjuangan tersebut perlu terus diwariskan kepada anak-anak muda.
"Ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk selalu mengingat jasa-jasa orang tua dan para leluhur yang telah memberikan banyak pengorbanan untuk kemajuan daerah," katanya.
Tradisi ziarah karuhun yang terus dilestarikan hingga kini juga menjadi bukti kuat bahwa Kabupaten Ciamis merupakan daerah yang kaya akan sejarah dan budaya. Warisan leluhur tersebut menjadi identitas yang membedakan Ciamis dengan daerah lain sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat.
Lebih jauh, kegiatan ini dinilai memiliki makna pendidikan karakter yang sangat kuat. Melalui penghormatan kepada leluhur, generasi muda diajarkan untuk memiliki sikap hormat kepada orang tua, menjaga nilai-nilai kearifan lokal, serta mencintai budaya daerahnya sendiri.
Dengan terus dipeliharanya tradisi tersebut, Kabupaten Ciamis tidak hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga memperkuat jati diri sebagai daerah yang menjunjung tinggi budaya dan nilai-nilai luhur para karuhun.(*)



