![]() |
| Sekjen DPP Partai Golkar M.Sarmuji |
inijabar.com, Jakarta – Partai Golkar akhirnya buka suara terkait penangkapan Ketua DPP Bidang Organisasi Kemasyarakatan, Fahd A Rafiq, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (14/9/2026).
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, menegaskan partainya menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung di KPK. Ia meminta lembaga antirasuah mengungkap perkara tersebut secara terang benderang.
"Kita menghormati proses hukum, silakan aparat mengungkapkan kebenaran melalui proses hukum," ujar Sarmuji kepada wartawan melalui pesan singkat, Selasa (15/9/2026).
Sarmuji mengatakan Golkar masih menunggu penjelasan resmi mengenai konstruksi perkara yang menjerat Fahd A Rafiq. Menurutnya, partai belum akan mengambil sikap sebelum seluruh fakta hukum menjadi jelas.
Meski demikian, ia memastikan Golkar tidak akan memberikan toleransi apabila kadernya terbukti melakukan pelanggaran hukum.
"Partai pasti akan mengambil langkah terhadap kadernya. Kami menunggu sampai jelas duduk persoalannya," tegasnya.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan alasan Fahd A Rafiq ikut diamankan dalam OTT yang digelar di wilayah Jabodetabek.
Menurut Budi, seluruh pihak yang ditangkap diduga memiliki keterkaitan dan dapat memberikan keterangan mengenai perkara dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, termasuk dugaan penerimaan lain yang masih didalami penyidik.
Hingga kini KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah juga belum mengumumkan secara lengkap status hukum seluruh pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan salah satu petinggi Partai Golkar. Publik kini menanti penjelasan resmi KPK mengenai konstruksi perkara, pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, serta dugaan aliran dana dalam kasus pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.



