Universitas Bandung Alih Kelola, Cucun: Lulusan Harus Siap Kerja

Redaktur author photo
Resmi alih kelola UnBan ke Yayasan Habibi Bina Cendikia

inijabar.com, Kabupaten Bandung – Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Prof. Badri Munir Sukoco, PhD, resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Alih Kelola Universitas Bandung (UnBan) kepada Yayasan Habibi Bina Cendikia, Sabtu (26/9/2026).

SK Alih Kelola tersebut diterima langsung oleh Rektor Universitas Bandung, Prof. Dr. Endang Wirjatmi T., M.Si., serta disaksikan Pembina Yayasan Habibi Bina Cendikia yang juga Wakil Ketua DPR RI, Dr. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, anggota DPR RI Fraksi PKB Habib Syarief Muhammad, serta Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Dalam sambutannya, Prof. Badri menegaskan bahwa alih kelola perguruan tinggi bukan sekadar perubahan administrasi, tetapi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

"Kami mengucapkan selamat atas Alih Kelola Universitas Bandung ini. Semoga UnBan dapat terus berkembang menjadi universitas yang bermutu, menghasilkan talenta-talenta unggul, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia," ujarnya.

Prof. Badri menitipkan tiga pesan penting kepada civitas akademika Universitas Bandung, yakni meningkatkan mutu layanan pendidikan, memperkuat tata kelola yang transparan dan pengembangan sumber daya manusia, serta memperkuat riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga mengapresiasi Yayasan Habibi Bina Cendikia yang berhasil mengintegrasikan dua perguruan tinggi dalam pengelolaan Universitas Bandung.

"Kami yakin pengelolaannya akan semakin berstandar dan berkualitas. Ujung-ujungnya kesejahteraan dosen akan lebih terjamin dan kualitas pendidikan juga akan jauh lebih meningkat," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan apresiasi atas penyerahan SK tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan DPR dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi masyarakat.

"Presiden ingin agar pendidikan mulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi ini pemerintah hadir. Walau tidak bisa dikatakan pendidikan gratis dan tidak bisa dijalankan secara cepat," ujar Cucun.

Cucun menegaskan Universitas Bandung harus mampu mencetak lulusan yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Karena itu, mahasiswa tidak hanya dibekali ilmu akademik, tetapi juga keterampilan dan jejaring yang kuat.

"Masuk Universitas Bandung ini harus betul-betul kompetitif, dan nanti lulusannya sudah siap masuk ke semua lini. UnBan harus siap membuka jejaring agar lulusannya bisa diterima di berbagai sektor," tegasnya.

Dengan resmi beralihnya pengelolaan kepada Yayasan Habibi Bina Cendikia, Universitas Bandung diharapkan semakin berkembang sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, serta mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas untuk mendukung pembangunan Indonesia.(kiki)

Share:
Komentar

Berita Terkini