When Chongqing Meets Bangkok Dorong Kendaraan Energi Baru dan Pererat Hubungan Thailand-Tiongkok

Redaktur author photo
When Chongqing Meets Bangkok event yang memadukan promosi pengembangan dan jejaring industri kendaraan energi baru yang cerdas dan terkoneksi

inijabar.com, Bangkok - Acara “When Chongqing Meets Bangkok” (渝车出海·遇鉴暹罗) digelar di Bangkok, Thailand, pada 21 September 2026.

Kegiatan tersebut memadukan promosi pengembangan dan jejaring industri kendaraan energi baru yang cerdas dan terkoneksi, dari Chongqing dengan pertukaran budaya Thailand-Tiongkok.

Acara berlangsung di Museum Gedung Sai Suddha Nobhadol, di bawah naungan Kantor Seni dan Budaya Suan Sunandha Rajabhat University. Lokasi bersejarah tersebut sebelumnya merupakan bagian dari kawasan Suan Sunandha di kompleks Istana Dusit, Bangkok.

Lebih dari 100 tamu menghadiri kegiatan tersebut. Mereka berasal dari kalangan pemerintah, kebudayaan, bisnis, industri, dan media dari Thailand serta Tiongkok, termasuk perwakilan media dari sejumlah negara Asia Tenggara.

Dengan otomotif sebagai media dan budaya sebagai jembatan, kegiatan tersebut menjadi ruang pertukaran pandangan mengenai kerja sama, pembangunan, serta masa depan mobilitas cerdas seiring semakin eratnya integrasi industri otomotif dengan teknologi informasi dan komunikasi.

Sejumlah tokoh Thailand turut hadir dalam acara ini. Di antaranya adalah Wakil Juru Bicara Pemerintah pada Kantor Perdana Menteri, Ms. Lalida Persvivatana, yang memimpin upacara.

Hadir pula Khunying Sudarat Keyuraphan (Presiden Federasi Persahabatan Perempuan Thai-Tiongkok), Dr. Pacharin Sumsiripong (mantan Menteri Kesehatan Masyarakat), serta Senator Tanapat Tuangwilai dan Senator Parinya Wongcherdkwan yang merupakan anggota Komite Urusan Luar Negeri Senat.

Selain itu, turut hadir Adul Chotinisakorn (mantan Direktur Jenderal Departemen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan), Wasin Wannapruk (Direktur Bisnis Korporat S.R.T. Electrified Train Co., Ltd.), serta Dr. Tonfon Sapnirun (Asisten Presiden Bidang Hubungan Internasional Suan Sunandha Rajabhat University).

Dari pihak Changan Automobile, hadir Chris Wu selaku Vice President of Changan Auto Sales (Thailand) Co., Ltd., serta Zhang Hao selaku General Manager (Brand) of Product & Marketing Department Changan Auto Southeast Asia Co., Ltd.

Sementara itu, Chongqing Broadcasting Group melalui THE FIRST SIGHT TV diwakili oleh Liu Meilin (Wakil Editor Eksekutif), Meng Zheng (Direktur Departemen Program Khusus), serta Guo Lili (Wakil Direktur Departemen Program Khusus).

Acara ini dipandu bersama oleh Zhang Nan, aktor sekaligus pembawa acara dari Chongqing Broadcasting Group, dan Dr. Muangphum Harnsiripetch, aktor serta pembawa acara asal Thailand yang menjabat sebagai Managing Director Thai Hanbing Co., Ltd.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran video promosi “Opportunities in Chongqing” (《机遇重庆》), yang memperkenalkan perkembangan Chongqing sebagai “Kota Pegunungan dan Sungai”.

Video tersebut menampilkan posisi Chongqing sebagai salah satu metropolis utama di wilayah tengah dan barat Tiongkok, sekaligus membuka peluang kerja sama baru antara Chongqing dan Thailand.

Dalam kesempatan tersebut, penghargaan atas kontribusi dalam promosi budaya Thailand-Tiongkok diberikan kepada enam artis dan aktor Thailand.

Mereka adalah Ford Thitipong Sengngai, Cooper Patpasit Na Songkhla, Tee Thanapon Jarujitranon, First Chalongrat Novsamrong, Atom Aphichaya Kamnoetsirikun, dan Sun Thanaphat Pureesawad.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran seni, budaya, dan industri hiburan dalam mempererat hubungan, serta meningkatkan saling pengertian antara masyarakat kedua negara.

Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama antara Thailand dan Chongqing terus berkembang. Sektor kerja sama meluas dari bidang pariwisata dan perdagangan ke sektor manufaktur otomotif, teknologi, ekonomi digital, hingga pertukaran budaya.

Wakil Juru Bicara Pemerintah pada Kantor Perdana Menteri Thailand, Ms. Lalida Persvivatana, menegaskan bahwa Thailand siap bekerja sama dengan Chongqing untuk mendorong kemajuan industri otomotif cerdas dan ekonomi digital.

Chongqing sendiri merupakan satu-satunya munisipalitas yang berada langsung di bawah pemerintah pusat Tiongkok, di wilayah tengah dan barat negara tersebut. Kota ini memegang peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, Chongqing mempercepat pengembangan industri kendaraan energi baru yang cerdas dan terkoneksi, dengan tujuan membangun “Kota Kendaraan Energi Baru Cerdas dan Terkoneksi” yang memiliki pengaruh global.

Changan Automobile yang berkantor pusat di Chongqing menjadi salah satu kekuatan utama, dalam ekspansi industri kendaraan energi baru ke pasar internasional.

Perusahaan ini telah memasuki pasar Thailand pada 2023 dan berinvestasi membangun basis manufaktur kendaraan energi baru luar negeri pertamanya di Provinsi Rayong, Thailand, yang mulai berproduksi pada 2025.

Fasilitas tersebut ditujukan untuk melayani pasar domestik Thailand, sekaligus mendukung produksi dan ekspor ke negara-negara anggota ASEAN serta pasar kawasan yang lebih luas.

Dalam paparan perusahaannya, Chris Wu menjelaskan kemampuan teknologi produsen otomotif Tiongkok dalam memenuhi kebutuhan pasar ASEAN, serta pendekatan pengembangan produk yang berorientasi pada konsumen.

Sesi ini memberikan gambaran jelas mengenai potensi kendaraan energi baru cerdas yang menggabungkan “Kecerdasan Chongqing” dengan “Manufaktur di Thailand”.

Sebagai penyelenggara, THE FIRST SIGHT TV di bawah Chongqing Broadcasting Group mengoperasikan jaringan komunikasi terpadu mencakup televisi, radio, situs web, aplikasi seluler, hingga media sosial dengan jangkauan hampir 200 juta pengguna.

Bertepatan dengan momentum lima tahun pembentukan Kemitraan Strategis Komprehensif Tiongkok-ASEAN, THE FIRST SIGHT TV juga meluncurkan inisiatif peliputan dan riset lintas negara berskala besar bertajuk “The Great Way” (大道).

Inisiatif tersebut bertujuan mendokumentasikan kerja sama industri, pengakuan timbal balik atas standar, serta pertukaran antarmasyarakat di sepanjang Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru.

Sebanyak lima tim peliputan diberangkatkan dari Chongqing menuju Thailand, Singapura, Malaysia, dan negara-negara ASEAN lainnya.

Kegiatan “When Chongqing Meets Bangkok” di Bangkok ini menjadi destinasi pertama dalam rangkaian perjalanan peliputan inisiatif “The Great Way”.

Hal ini mencerminkan perkembangan hubungan Thailand-Tiongkok yang kini tidak lagi hanya berfokus pada perdagangan dan pariwisata, tetapi sudah merambah kerja sama industri, teknologi, media, dan kebudayaan.

Di tengah transformasi industri otomotif global menuju mobilitas cerdas dan energi baru, otomotif hadir tidak sekadar sebagai produk industri, melainkan juga sarana diplomasi ekonomi.

Sementara itu, pertukaran budaya menjadi jembatan yang mempererat hubungan antarwarga. Perkembangan ini membuka peluang kerja sama yang semakin luas bagi Chongqing, Thailand, dan kawasan ASEAN di masa mendatang.(pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini