![]() |
| Ilustrasi AI |
inijabar.com, Ciamis – Aksi pencurian terjadi di Rt 04 / 09 Dusun Salegok, Desa Ciparigi, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis. Sebanyak enam unit mesin air merek Sanyo milik warga dilaporkan hilang dalam satu malam pada Rabu (14/10/2026) hingga Kamis (15/10/2026) pagi.
Peristiwa tersebut baru diketahui saat warga hendak menggunakan mesin air untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, mesin yang biasa digunakan untuk mengambil air dari sumur itu sudah tidak berada di tempatnya.
Akibat kejadian tersebut, warga mengalami kerugian material sekaligus kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti mandi, memasak, hingga menyiram tanaman.
"Sangat dirugikan, karena mesin air ini kita butuhkan setiap hari. Semoga pihak yang berwajib segera menindaklanjuti dan kita semua bisa lebih waspada," ujar salah satu korban bernama Cece Didi Cucu. Kamis (15/10/2026)
Cece mengaku sangat terpukul karena mesin air merupakan kebutuhan pokok bagi keluarganya.
"Saya sangat kecewa dan sedih. Mesin air Sanyo itu kami butuhkan setiap hari untuk mengambil air dari sumur. Sekarang mesinnya hilang, kami jadi kesulitan mandi, masak, dan kebutuhan lainnya. Belum lagi biaya untuk membeli mesin baru lumayan mahal," ujarnya.
Ia berharap pelaku segera ditangkap dan barang milik warga dapat kembali.
"Semoga pelakunya segera tertangkap dan barang kami bisa kembali. Kepada warga, tolong perketat pengamanan, jangan sampai kejadian yang sama menimpa tetangga lainnya," katanya.
Saat ini, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada pengurus RT dan akan diteruskan ke pihak kepolisian. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Ketua RT 40 RW 9, Didi Cahyadi, mengaku prihatin atas pencurian yang menimpa warganya. Menurutnya, enam mesin air hilang dalam waktu bersamaan sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan.
"Saya selaku Ketua RT sangat prihatin atas kejadian ini. Enam mesin air Sanyo milik warga kita hilang dalam satu malam. Ini kerugian yang lumayan besar dan sangat mengganggu aktivitas warga sehari-hari. Saya sudah mengoordinasikan agar kejadian ini dilaporkan ke pihak kepolisian," kata Didi.
Ia juga mengajak seluruh warga meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat keamanan lingkungan dan saling menjaga satu sama lain.
"Saya mengajak seluruh warga untuk saling menjaga, memperketat keamanan lingkungan, dan lebih waspada terhadap orang asing di sekitar kita. Semoga pelakunya segera tertangkap dan tidak terulang lagi di lingkungan kita,"terangnya.




