INIJABAR.COM, KOTA BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi
melakukan penyisiran terhadap pelajar tak mampu yang gagal seleksi
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat SMP.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie mengatakan, pesirian
itu dilakukan untuk menginventarisir keberadaan siswa tak mampu agar
mereka bisa diakomodir untuk bisa melanjutkan pendidikan di sekolah
swasta.
“Kita cari ke wilayah RT dan RW, dibantu dengan BMPS (Badan Musyawarah Perguruan Swasta),” kata Ali Senin (23/7/2018).
Selanjutnya kata dia, pelajar tidak mampu yang masuk ke sekolah
swasta akan dibantu biayanya melalui program bantuan operasional sekolah
daerah (bosda), sebeb dalam program tersebut, sekolah swasta memiliki
kuota 20 persen untuk menampung pelajar kurang mampu.
“Sekolah swasta penerima Bosda harus ikuti aturan, termasuk kuota pelajar tidam mampu,” jelas Ali
Dengan menginventarisir pelajar kurang mampu juga diharapkan dapat memaksimalkan penggunaan Bosda yang sesuai dan tepat sasaran.
“Kita berikan peringatan keras kalau ada sekolah penerima Bosda tapi tetap membebani siswa tidak mampu,” tegas Ali
Dia menambahkan, orang tua siswa kategori tidak mampu memiliki alasan
kuat kenapa anaknya ingin disekolahkan di sekolah negeri, hal itu
tentunya, sekolah negeri menjamin biaya sekolah gratis.
“Mereka ingin masuk negeri karena pengen biaya sekolah gratis, tapi
kalau mereka ternyata tidak lolos dikhawatirkan mereka akan meresa
terbebani melanjutkan sekolah, untuk itu kita arahkan untuk melanjutkan
sekolah di swasta,” jelas dia
Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat anaknya yang belum sekolah untuk melaporkan ke lingkungan atau ke sekolah terdekat.
“Jadi kepada masyarakat yang kebetulan anaknya belum bisa bersekolah
ke sekolah swasta apalagi sekolah negeri agar melaporkan ke lingkungan
atau sekolah terdekat dan juga ke nomor pengaduan di Disdik,.” jelas Ali
“Insyaallah, dalam pekan ini semua anak-anak yang belum sekolah bisa masuk sekolah di tingkat SMP.” tambah Ali.
Maka itu, pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin agar semua siswa
tak mampu yang gagal PPDB online bisa bersekolah di negeri maupun
swasta. Dimana pada hari pertama, semua sekolah di negeri maupun swasta
juga sudah berjalan.
“Kita usahakan, agar mereka bisa bersekolah. Kalau soal biaya, saya kira ini sudah tanggungjawab negara.” tandasnya.
Ali berharap bagi anak-anak yang belum bersekolah supaya mereka bisa
bersekolah kembali. Mudahan-mudahan dengan adanya sosialisasi ini
permasalahan pendidikan di Kota Bekasi Khususnya bisa terselesaikan
sehingga tidak ada lagi warga yang tidak bersekolah tentunya.” tutupny.(#)




