Kepsek SD Taman Sari 1 Akui Pungut Uang Renovasi Rp200 Ribu Per Siswa

Redaktur author photo


NIJABAR.COM, Indramayu- Kepala Sekolah SD Taman Sari 1, kecamatan Lelea, kabupaten Indramayu, Suratmi, SPd membenarkan pihaknya menungut uang dari murid sebesar Rp 200 ribu per siswa untuk pemperbaiki gedung sekolah tersebut.

"Betul pak saya memungut uang pada murid itu sudah melalui kebijakan pribadi sekolah juga sudah ada kesepakatan, dirapatkan dulu sebelumnya sama orang tua murid, dan pihak sekolah bersama komite sekolah berencana uang tersebut kalau sudah kumpul akan membangun atau memperbaiki plapon, dan itu juga demi siswa-siswi."bantahnya. Senin (30/7/2018).
 
Suratmi menambahkan, kebijakan  merenovasi sekolah dilakukan supaya siswa belajarnya rajin kalau plafonnya benar dan rapih.

"Yang perlu diketahui bahwa saya meminta kepada murid dari kelas 1 sampai kelas 6 itu tidak langsung Rp 200 ribh- tapi itu dicicil seadanya uang, jadi tidak ditargetkan harus bayar segitu, kalau ada Rp 2.000 kalau ada ya Rp5.000 gitu pak." Ungkapnya.

Salah satu orang tua murid berinisial 'W" mengatakan, sebenarnya dirinya keberatan kalau anaknya masih dimintai uang dengan alasan untuk membangun pavling blok.

"Biarpun secara mencicil tetap aja diharuskan lunas Rp 200 ribu. Sebenarnya saya tidak tahu maksudnya apa untuk pembangunan fisik gedung sekolahan, Bukannya masalah pembangunan gedung sekolah sudah ada bantuan dari pemerintah, kenapa harus dibebankan kepada murid tetap saja orang tua yang jadi beban."Tuturnya.(tris)


Share:
Komentar

Berita Terkini