|
Menu Close Menu

Yasin Limpo Resmikan Produc Inovasi Teknologi VUB Padi Dan Alsilan 4.0

Senin, 16 Desember 2019 | 23.54 WIB

inijabar.com,Subang- Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo resmikan teknologi pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPTP) Sukamandi Kabupaten Subang, Senin(16/12/2019).

Selain itu Menteri Pertanian juga menandatangani sekaligus Launching Produc Inovasi Teknologi VUB Padi dan Alsintan 4.0 untuk mewujudkan Pertanian Maju Mandiri dan Modern.

Sahrul Yasin Limpo mengajak para petani kabupaten Subang dan kabupaten lainnya untuk meningkatkan ketahanan pangan. Agar Kabupaten Subang dan kabupaten lainnya meningkatkan produksi padi. Apalagi ditopang dengan kemajuan teknologi modern. Diantaranya adanya robot tanaman padi, automous traktor dan traktor perahu serta yang lainnya.

"Para petani harus terus bekerja keras untuk meningkatkan produksi padi. Sehingga ketahanan pangan terus berlanjut di Indonesia,"katanya pada awak media.

Ia juga menegaskan, agar Kabupaten Subang menjadi kekuatah utama ketahanan pangan. Sebab, lanjut Yasin Limpo, semua para petani di Indonesia belajar di Balai Besar Penelitan Tanaman Padi yang berada di Kabupaten Subang.

Oleh karena itu petani Subang dan sekitarnya harus menjadi vionir bagi meningkatnya produksi padi.

"Kabupaten Subang harus menjadi lumbung padi nasional. Sebab berbagai varietas padi unggulan beradal dari BBPTP Subang,"tandasnya.

Ia juga menegaskan kepada para penegak hukum. Apabila terjadi alih fungsi lahan pertanian dari lahan pertanian menjadi lahan industri atau lahan perumahan. Perlu dilakukan tegas sesuai dengan hukum. Sebab alih fungsi lahan pertanian itu melanggar Undang-undang.

"Tindak tegas secara hukum apabila ada alih fungsi lahan pertanian,"ucapnya.

Indonesia, kata dia, harus mampu mengekspor beras keluar negeri jika teknologi pertanian sudah dikuasai oleh para petani. Sehingga dengan menguasai teknologi maka keinginan Indonesia menjadi pengekspor beras akan tercapai.

"Kedepannya Indonesia harus menjadi pengekspor beras. Maka kemajuan teknologi pertanian harus dikuasai para petani di Indonesia,"tandasnya.

Sementara Bupati Subang, H. Rohimat bertekad akan menjadi Kabupaten Subang menjadi lumbung ketahanan pangan di Jawa Barat. Apalagi berbagai bibit varietas padi dihasilkan dari BBPTP Sukamandi Subang. 

"Kabupaten Subang harus menjadi pemasok beras terbesar di Jawa Barat dan mampu berkontribusi pada meningkatnya ketahahan oangan di Indonesia,"katanya (dej)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->