|
Menu Close Menu

Warga Perum Permata Pekayon Protes Nama Jalannya Diganti Jadi Jl.Ki Ijo bin Beih

Senin, 16 Maret 2020 | 11.06 WIB
Warga RT09/01 Perum Permata Pekayon Kelurahan Pekayon Jaya Kec. Bekasi Selatan menolak pergantian nama jalan.
inijabar.com, Kota Bekasi- Peresmian jalan Ki Ijo bin Beih di wilayah Pekayon Jaya diwarnai protes dari warga Rt 09/01 Perumahan Permata Pekayon, Kelurahan Pekayon Jaya Kecamatan Bekasi Selatan pada Senin (16/3/2020).
Jl.Ki Ijo bin Beih yang baru saja diresmikan.
Ketua RT 09 RW 01 Perumahan Permata Pekayon, Michsan mengungkapkan, pihaknya beserta warga tidak setuju nama jalan Permata Pekayon diganti menjadi Jl.Ki Ijo bin Beih.

"Karena Perumahan Permata Pekayon memiliki dokumentasi negara dan alamat Jalan Permata. namanya sudah terkenal sejak 24 tahun yang lalu sejak 1996,"ucapnya pada inijabar.com. Senin (16/3/2020).

Selain itu, kata dia, Pemkot Bekasi tidak ada komunikaso dengan warga terkait rencana tersebut.

"Nah pada persemian hari ini Senin (16/3/2020) kami dalam undangan hanya dapat Cc (tembusan) untuk peresmian hari ini,"tegas Michsan.

Warga, sambung dia, hanya meminta nama jalan tidak diganti.

"Kami tidak menentang.Wali Kota Bekasi memberi penghargaan kepada siapapun. apalagi para pejuang. Makanya kami usulkan nama Jl.Ki Ijo bin Beih dimulai dari batas perumahan Permata sampai Perumahan Mandala (Kel.Jakasetia),"tuturnya.

Pihaknya mengaku pernah bertemu dengan lurah Pekayon Jaya serta Camat Bekasi Selatan dan juga anggota DPRD Kota Bekasi. Namun tidak menemukan solusi dari pertemuan tersebut.

Sebelum jalan tersebut, kata dia, merupakan jalan perumahan Permata dan aada pagar yang dibuat untuk membatasi perumahan ini dengan perkampungan. Pagar perumahan tersebut sama pemerintah dibongkar paksa dan dibangun jalan. Jadi lah jalan perumahan tersebut jadi jalan umum.

"Pemkot hanya memperbaiki jalannya saja tapi saluran air yang dari rumah wali kota yang lebih tinggi. sehingga air pun tumpah ke Perumahan Permata yang lebih rendah. Pada awal tahun banjir dan tgl 25 Februari banjir di sini mencapai 80 centimeter,"tandasnya.(do)
Bagikan:

Komentar