|
Menu Close Menu

PPDB SMP di Kota Bekasi Kok Bisa Jarak Dari Rumah Ke Sekolah 0 Meter

Senin, 13 Juli 2020 | 08.36 WIB

PELAKSANAAN seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP Negeri di Kota Bekasi tahun 2020, dari 57 SMP Negeri saat ini, masih ada kursi kosong sekitar 107 kursi di 25 SMP Negeri. Padahal sudah dilakukan seleksi PPDB Onine Tahap II. Pada Tahap I, tercatat kursi kosong mencapai 2.170 kursi.

Kursi kosong terbanyak berada di SMP Negeri 43 Kota Bekasi, yakni sebanyak 23 kursi. Disusul di SMP Negeri 31 Kota Bekasi (10 kursi), SMP Negeri 48 Kota Bekasi (10 kursi) dan SMP Negeri 36 Kota Bekasi sebanyak 9 kursi. 

Selain itu, ada penambahan kursi yang dari awal cuma sekitar 12.832 kursi, naik menjadi 14.008 kursi. Biasanya, Unit Sekolah Baru (USB) tidak banyak diminati calon peserta didik. Namun, pada Tahun Ajaran Baru 2020/2021 ini, 8 USB tersebut ternyata cukup diminati siswa. 

Terbukti, tidak banyak peserta didik yang mengundurkan diri baik tahap 1 pelaksanaan seleksi PPDB maupun dilanjut dengan tahap 2. 

Tercatat dari bangku kosong di Tahap I (8 USB SMP Negeri) hanya 91 kursi kosong dari total daya tampung yang disediakan sebesar 672 kursi. Itu artinya, sebanyak 86,46% siswa yang mendaftar di tahap 1 tidak membatalkan pendaftaran dan melakukan proses daftar ulang. 

Sehingga persentase yang tidak daftar ulang hanya sekitar 13,54%. Dan di tahap 2 seleksi PPDB Online di ke-8 USB SMP Negeri tersebut hanya tersisa 9,89% yang tidak mendaftar ulang hingga jadwal pendaftaran ulang berakhir. 

 Secara umum, dalam proses seleksi PPDB Online di Tahap I, calon siswa yang lolos seleksi tetapi tidak mendaftar ulang mencapai 15,49%. Siswa paling banyak mengundurkan diri terdapat di ; SMP Negeri 31 Kota Bekasi sebanyak 74 siswa (25,69%);SMP Negeri 43 Kota Bekasi sebanyak 70 siswa (43,75%);SMP Negeri 27 Kota Bekasi sebanyak 66 siswa (22,91%0;SMP Negeri 19 Kota Bekasi sebanyak 56 siswa (19,44%);SMP Negeri 36 Kota Bekasi sebanyak 54 siswa (18,75%).

Dan di tahap 2, seleksi PPDB Online jenjang SMP Negeri di Kota Bekasi tahun 2020, persentase calon peserta didik yang lolos tetapi tidak mendaftar ulang sebanyak 4,93%. 

Berdasar evaluasi PPDB Jenjang SMP Negeri di Kota Bekasi, pada Jalur Zonasi jarak terjauh calon siswa yang diterima berada di SMP Negeri 43 Kota Bekasi. Jarak rumah siswa dengan sekolah mencapai 4.776 meter atau 4,7 km. 

Dan jarak terdekat yang diterima di SMP Negeri 43 Kota Bekasi adalah 55 meter. Sedangkan jarak terjauh lainnya, berada di; SMP Negeri 19 Kota Bekasi (1.318 meter);SMP Negeri 47 Kota Bekasi (1.234 meter);SMP Negeri 31 Kota Bekasi (1.088 meter)SMP Negeri 36 Kota Bekasi (1.036 meter);  

Nah, masih ada yang terjadi soal jarak yang tidak masuk akal, yakni di SMP Negeri 31 Kota Bekasi yang berada di Perumahan Taman Rahayu Regency, Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang. 

Terdeteksi, jarak rumah calon siswa 0 (nol) meter dari sekolah. Mungkin tempat tinggalnya di tiang bendera atau di kantin atau di pagar sekolah. Jarak terdekat lainnya adalah 7 meter dan 9 meter berada di USB SMP Negeri 49 Kota Bekasi dan SMP Negeri 30 Kota Bekasi. 

 Yang paling umum, jarak siswa yang diterima pada jalur zonasi dibawah 1 km (1.000 meter). Daya tampung 57 SMP Negeri di Kota Bekasi untuk Jalur Zonasi sebanyak 6.377 kursi.

Penulis; Pemerhati Pendidikan, Imam Kobul Yahya
Bagikan:

Komentar