Tergila-Gila Belanja Online, Yuk Simak Penjelasan Pengamat inijabar.com
|
Menu Close Menu

Tergila-Gila Belanja Online, Yuk Simak Penjelasan Pengamat

Jumat, 04 Maret 2022 | 15.22 WIB




Inijabar.com, Kota Bekasi - Di saat pandemi Covid-19 ini, ragam cara dilakukan warga untuk mengurangi rasa jenuh dengan aktif berbelanja secara online. Selain mengurangi kerumuman, berbelanja secara online juga diakui mereka untuk meminimalisir terpaparnya virus tersebut.


Terkait hal tersebut, Pengamat Perbankan Dr. Husnul Khatimah memberikan tanggapannya. Menurutnya, hal ini tentunya harus disikapi dengan bijak oleh warga, agar mereka tidak menguras anggaran atau keuangan yang dimilikinya. 


Dengan belanja online yang makin meningkat apalagi memanfaatkan diskon besar yang ditawarkan para penjual e-commerce, situasi ini sering menimbulkan impulsive buying (pembelian tanpa direncanakan) dengan alasan memanfaatkan momen murah akibat diskon besar. 


"Bagi mereka yang tidak memiliki anggaran yang cukup, bisa jadi memanfaatkan kartu kredit atau pinjam teman atau pun ambil tabungan untuk memenuhi hasrat belanja tersebut," jelasnya, Jumat (4/3/2022).


Lebih lanjut ia mengatakan, impulsive buying jika tidak disertai dengan kemampuan anggaran, maka akan membahayakan bagi keuangan seseorang dalam jangka panjang. 


"Mereka bisa terjebak dalam utang, bahkan ke pinjaman online yang beban bunganya relatif tinggi hanya karena keinginan, bukan kebutuhan," terangnya.


Untuk itu, dirinya mengimbau agar masyarakat harus menjadi konsumen rasional, membeli karena butuh saja dan tidak gampang tergoda dengan diskon. 


"Harus memposisikan diri menjadi konsumen yang rasional, dan membeli karena kebutuhan saja," imbaunya.


Kalau memang membeli saat itu harus mampu mengendalikan diri dan membuat pertimbangan dengan matang tentang dampak dari perilaku impulsive buying ini, seperti banyaknya barang mubazir di rumah yang belum tentu dipakai saat itu, banyak sampah dan banyak orang yang sebetulnya lebih membutuhkan barang tersebut dibanding diri kita yang relatif sudah cukup, maka perlu perencanaan keuangan yang tepat. 


"Kalau mau memanfaatkan sebuah momen, buat batasan budget yang sesuai dengan kemampuan dan relevan dengan kebutuhan saat itu," pesannya.(giri)

Bagikan:

Komentar