Usai Dilantik Jadi Pj Kab.Bekasi, Dani Bidik 4 Persoalan, Nomer 2 Paling Urgen inijabar.com
|
Menu Close Menu

Usai Dilantik Jadi Pj Kab.Bekasi, Dani Bidik 4 Persoalan, Nomer 2 Paling Urgen

Senin, 23 Mei 2022 | 16.48 WIB




inijabar.com, Kabupaten Bekasi- Kepala Pelaksana Badan Penanggulanan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Provinsi Jawa Barat Dani Ramdan resmi dilantik kembali menjadi Penjabat (Pj) Bupati Bekasi menggantikan Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki yang mengakhiri masa jabatannya.


Dani Ramdan mengaku telah mengidentifikasi empat permasalahan utama di Kabupaten Bekasi yang akan menjadi program kerjanya selama satu tahun menjabat.


Hal itu dikarenakan Dani pernah menjadi Pj Bupati Bekasi sebelum digantikan oleh Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki pada akhir 2021 lalu.


"Ada empat fokus permasalahan utama yang akan dijadikan program," kata Dani saat ditemui usai acara pelantikannya, Senin (23/5/2022).


Permasalahan pertama yakni pembangunan infrastruktur yang dikelompokan menjadi tiga sub program.


"Infrastruktur ada tiga. Pertama di bidang perhubungan yang meliputi seperti jalan, drainase dan PJU. Kemudian bidang permukiman seperti penuntasan air kotor, penyediaan air bersih, sampah dan rumah tidak layak huni. Terakhir infrastruktur pembangunan fasos dan fasum," tuturnya.


Permasalahan kedua yakni membuat program untuk mengurangi angka pengangguran bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Bekasi.


Dalam hal ini, Dani menyatakan akan membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektoral.


"Masalah kedua adalah SDM, terkait tenaga kerja dan pengangguran. Tadi dalam diskusi muncul gagasan kami akan bentuk satgas pengangguran, nanti mungkin istilahnya akan kami diskusikan lagi. Bentuknya seperti satgas Covid-19, rapatnya intens, berbagai sektoral. Kami eksekusi bersama agar dari waktu ke waktu pengangguran bisa kita tuntaskan," ucap Dani.


Lalu, Dani juga akan mengupayakan untuk mendorong pembangunan infrastruktur dengan kolaborasi yang melibatkan perusahaan swasta melalui program pendanaan corporate social responsibility (CSR).


Sama seperti masalah pengangguran, ia juga akan membentuk satgas khusus dari internal Pemkab Bekasi dan eksternal swasta.


"Ketiga masalah pendanaan, kami akan cermati, selain APBD akan kami efektifkan, APBN juga kita tarik, dan CSR. Karena di sini banyak aspirasi tadi bagaimana CSR ini bisa dikelola secara baik. Kami akan bentuk satgas khusus, tadi sudah ada kesediaan dari APINDO, KADIN dan pengelola kawasan industri untuk duduk bareng dalam satu komite agar nanti terang benderang," ujarnya.


Terakhir dan tak kalah penting, Dani juga akan melakukan pemulihan ekonomi dan reformasi birokrasi pelayanan.(imam)

Bagikan:

Komentar