Muscab 2025, Rere Reza Terpilih Jadi Ketua PAPPRI Depok

Redaktur author photo


Rere Reza saat terpilih sebagai Ketua PAPPRI Depok

inijabar.com, Depok – Drummer Band Grass Rock, Mochamed Reza Pahlevi atau yang akrab disapa Rere Reza terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Depok usai menggelar Konsolidasi dan Musyawarah Cabang 2025, di Gedung Serbaguna Lagak Hall, Jalan Radar Auri, Cimanggis, Kota Depok, Selasa (26/8/2025).

Ketua Terpilih DPC PAPPRI Depok Rere Reza mengatakan, pihaknya juga sudah mulai menyusun kerangka formatur bagi kepengurusan baru mulai dari ketua, sekretaris, bendahara dan kepala bidang yang di mana seluruhnya sudah terkumpul.

“Pengurus seluruhnya ada 23 orang. Untuk artis sendiri yang tergabung tak terlalu banyak. Jadi kepengurusan itu memang semuanya, orang yang punya passion terutama di bidang seni dan musik," ucapnya.

Bahkan uniknya, kata Rere, di dalam kepengurusan PAPPRI Depok sendiri banyak juga yang berasal dari berbagai macam latar belakang seperti birokrat, ahli hukum, musisi, produksi musik dan lainnya.

“Jadi berbagai bidang latar belakang di pengurusan ini ada semua. Tapi kalau di PAPPRI Depoknya sendiri karena ini organisasi profesi ya, yang mana profesinya itu sudah tercatat di data basenya DPP jadi hampir kebanyakan pemusik dan penyanyi,” ungkap Rere.

Sementara terkait keanggotaaan yang hendak bergabung, katanya, pihaknya tak pernah mewajibkan persyaratan khusus apapun untuk menjadi anggota. Karena menurut aturannya, pihaknya hanya menjadi penghubung antara klien dengan anggota dalam keperluan mencari penyanyi, artis, musisi dan lainnya yang ada di PAPPRI.

“Kalau misalnya ada orang mau perlu sama penyanyi atau musisi, kita bisa hubungin. Jadi tak harus semua itu adalah artis-artis yang ada di sini, memang orang-orang yang mau bekerja yang punya passion untuk mainin musik,“ katanya.

Rere mengatakan, pihaknya memudahkan bagi siapapun yang hendak bergabung sepanjang itu dari praktisi musik atau memiliki passion di bidang seni dan musik.

“Jadi begitu dia, memang praktisi musik atau pelaku musik sudah otomatis menjadi anggota ya. Apalagi kalau dianya, welcome gitu datang sendiri misalnya, saya punya rekaman ini atau skill lainnya kita siap berdiskusi, sistemnya seperti itu keanggotaannya,” tuturnya.

Pria yang pernah bergabung dalam personil band Yovie & Nuno dan Dewa 19 itu menegaskan bahwa tujuan dengan dibentuknya kepengurusan baru PAPPRI Depok diharapkan dapat memajukan industri musik dengan berbagai macam kegiatan khususnya di Kota Depok.

“Kalau untuk program, nanti akan berjalan setelah turunnya Surat Keputusan (SK) dan pelantikan DPD Jawa Barat. Tapi sebelum itu kita sudah siapkan dahulu semuanya, sumber daya pengurus mumpuni yang memang bidangnya di musik,“ jelas Rere.

Saat disinggung program DPC PAPPRI Depok ke depan, Rere mengatakan, ke depan akan banyak program yang akan menjadi konsennya mulai dari sekolah musik, coaching di sekolah, event musik, advokasi, pembuatan label hingga pembuatan warung produksi UMKM PAPPRI.

“Apapun itu yang jelas kita optimis untuk kemajuan musik Depok. Karena kami rasa yang terpenting ada goodwill ya, ada political will dari pemerintah daerah sini yang mungkin sejalan dengan visi-misinya Wali Kota Depok juga, kita pasti akan bersinergi, “ ucapnya.

Maka dengan adanya PAPPRI Depok ini, diharapkan sekaligus juga dapat menjadi wadah terutama bagi generasi muda agar terarah melalui kegiatan positif. Tentunya dengan dukungan kerja sama berbagai pihak seperti Pemerintah Daerah, sekolah musik, studio musik, cafe live musik dan lainnya.

“Seperti itu, part-part kita nanti mungkin mulai dari sekolah-sekolah juga kita akan masuk. Kita akan masuk mungkin dengan di situ yang memang anak-anak didiknya memiliki bakat seni dan musik, “ pungkasnya. (Risky)

Share:
Komentar

Berita Terkini