![]() |
| Sekeetaris Kelurahaan Teluk Pucung saat meninjau banjir. |
inijabar.com, Kota Bekasi - Genangan air setinggi pinggang orang dewasa merendam permukiman warga Teluk Pucung, Bekasi Utara. Tumpukan lumpur di Jalan Perjuangan diduga menjadi penyebab terhambatnya aliran air, yang memperparah banjir di kawasan permukiman.
Sekretaris Kelurahan Teluk Pucung, Mastur, yang akrab disapa Tole, didampingi Bhabinkamtibmas Sertu Priyanto dan Binmaspol Aiptu M. Marwanto, langsung meninjau lokasi banjir di Kampung Lebak, Jumat (23/1/2026).
Pemantauan dilakukan di RT 006 dan RT 007 RW 002, serta RT 001 RW 003 yang berada di belakang kawasan KCM. Aparatur kelurahan bersama unsur TNI dan Polri memastikan kondisi warga, serta memantau potensi risiko lanjutan akibat genangan yang belum surut.
"Kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya BMSDA, agar hambatan aliran air bisa segera ditangani," ujar Tole saat ditemui di lokasi.
Mastur menjelaskan, ketinggian air di sejumlah titik mencapai sepinggang orang dewasa, sehingga mengganggu aktivitas warga dan akses lingkungan sekitar. Kondisi ini mendorong pihak kelurahan melakukan koordinasi, cepat dengan Badan Pengelola Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi.
"Koordinasi dilakukan terkait keberadaan tumpukan lumpur di Jalan Perjuangan RT 003 RW 001, yang diduga menjadi salah satu faktor penghambat aliran air," jelasnya.
Ia menambahkan, langkah cepat monitoring dan koordinasi lintas instansi, dilakukan agar penanganan banjir dapat segera dilakukan secara optimal. Tumpukan lumpur tersebut perlu segera dibersihkan agar aliran air kembali lancar.
Hingga saat ini, pihak kelurahan bersama aparat TNI-Polri masih terus melakukan pemantauan situasi dan berkomunikasi dengan warga terdampak, untuk memastikan keamanan sekaligus mendorong percepatan penanganan banjir agar aktivitas dapat kembali normal. (Pandu)




