![]() |
| Ketua APDESI Subang Hj.Ernawati |
inijabar.com, Subang- Terkait penangkapan oknum pengurus LSM yang diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah kepala desa di Subang, turut dikomentari Ketua APDESI (Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Subang Hj Ernawati.
Menurut nya, modus meminta data pengelolaan dana desa dan kemudian menakut-nakuti kepala desa merupakan hal yang telah berlangsung lama.
"Semenjak saya jadi Ketua Apdesi (Subang) dua tahun terakhir, sudah banyak kepala desa yang mendapat surat-surat seperti 'surat cinta' yang kita bilang sebagai surat cinta. Tapi karena keterbatasan dan keberanian para kepala desa jadi hal itu menjadi hal sangat riskan ya,"ujarnya pada media. Jumat (16/1/2026)
Karena, kata dia, dengan tindakan-tindakan para oknum (LSM) tersebut sangat meresahkan kepala desa yang ada di Kabupaten Subang.
"Sangat mengganggu ya, yang tadinya kepala desa berkantor atau kerja di kantor banyak kepala desa jadi malas ke kantor,"katanya.
Dia juga menyebut dari 245 kepala desa hampir seluruhnya kepala desa mendapatkan surat-surat (ancaman) seperti itu tidak hanya dari satu LSM saja tapi dari beberapa lembaga juga.
Saat ditanya berapa nominal besaran yang diminta para oknum LSM tersebut kepada kepala desa.
"Variasi ya, ada yang minta Rp5 juta ada yang sampai Rp10 juta, ada yang sampai ke Rp30 juta,"ungkapnya.
Kalau tidak direspon, motif mereka biasanya mengancam akan memuat temuan-temuan tersebut.
"Kan setiap akhir tahun anggaran kan ada audit Irda (inspektorat daerah) dan setelah ada pengembalian ke kas daerah sudah bagus. Mereka (oknum LSM) mengancam-ngancam.
"Mudah-mudahan oknum-oknum tersebut juga tidak melakukan tindakan seperti itu lagi,"harapnya (*)




