![]() |
| LSM Kampak saat menggelar aksi di depan gedung DPRD Garut |
inijabar.com, Subang- LSM Komunitas Anak Muda Peduli Anti Korupsi (Kampak) mengkritisi komposisi pejabat di Pemkab Subang. Hal itu disampaikan Kampak saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Subang, Kamis (08/01/2026).
Komposisi pejabat di Pemkab Subang, dituding diisi oleh figur-figur bermasalah hanya karena dekat dengan kekuasaan.
Ketua LSM Kampak, Asep Sumarna mengungkapkan, para prjabat yang dimutasi dan rotasi terindikasi kembalinya pengaruh mantan koruptor dalam lingkaran kekuasaan.
"Kami melihat ada indikasi kuat Subang kembali dikepung oleh orang-orang lama yang rekam jejaknya buruk. Salah satu yang kami soroti adalah keberadaan Tim TP2D yang diduga diisi oleh mantan narapidana korupsi. Ini jelas mencederai semangat reformasi birokrasi,”ungkapnya.
Asep juga mengecam keras moralitas oknum pejabat di Pemkab Subang. Ia menggunakan istilah “Pejabat Bermental Maling” untuk menggambarkan para pemangku kebijakan yang dianggap lebih mementingkan pundi-pundi rupiah pribadi daripada kepentingan rakyat.
“Subang harus bersih dari pejabat tak bermoral, goblok, bangsat, dan bermental maling! Jangan sampai jabatan strategis justru dijadikan alat untuk memeras atau menjadi calo tanah,” ujarnya.
Kampak juga menuntut transparansi dalam proses open bidding (lelang jabatan) di 8 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Asep mendesak Bupati Subang agar tidak salah pilih dalam menentukan nama-nama yang lolos seleksi.(*)




