![]() |
| Mencoba kuliner bebek di Bekasi |
inijabar.com, Kota Bekasi - Mencari kuliner bebek enak di Bekasi tak perlu jauh-jauh ke Jakarta. Kota Bekasi menyimpan sederet rumah makan bebek legendaris, dengan cita rasa yang bikin ketagihan.
Dari warung pinggir rel yang viral, bebek khas Bengkulu yang buka 24 jam, hingga kisah inspiratif mantan satpam yang kini jadi juragan bebek, berikut lima rekomendasi lengkap berdasarkan ulasan pelanggan di berbagai platform.
1. Nasi Bebek Bulak Kapal Pahlawan: Serundeng Kuning yang Bikin Nagih.
Berlokasi di Jalan Insinyur H. Juanda Nomor 155, Aren Jaya, Bekasi Timur, warung ini punya keunikan yang membuatnya viral. Posisinya persis di samping rel kereta api, sehingga pengunjung bisa menyantap bebek sambil mendengar suara kereta melintasi.
Berbeda dengan bebek Madura pada umumnya yang menggunakan bumbu hitam, Nasi Bebek Bulak Kapal Pahlawan justru memakai serundeng berbumbu kuning lengkuas yang melimpah ruah di atas nasi. Bebeknya digoreng fresh setiap beberapa jam karena stok cepat habis.
"Daya tarik utamanya adalah sambal mentah dari cabai merah yang diblender. Sambalnya super pedas tapi sangat lezat, membuat saya terus nyuap meskipun kepedasan," tulis review pengunjung di Wanderlog.
Serundengnya sangat gurih namun cukup asin, sehingga lebih nikmat dimakan bersama suwiran bebek dan nasi. Kombinasi rasa pedas, asin, dan gurih tanpa aroma amis menjadi keunggulan utama tempat ini.
Harga per porsi mulai Rp25.000 hingga Rp35.000. Buka setiap hari pukul 09.00-00.00 WIB.
2. Bebek BKB Kepahiang: Buka 24 Jam dengan Menu Khas Bengkulu.
Terletak di Jalan Raya Pekayon Nomor 5, Bekasi Selatan, rumah makan dengan bangunan kuning mencolok ini buka 24 jam dan menjadi pilihan favorit bagi yang mencari makan tengah malam.
Bebek BKB Kepahiang menawarkan dua varian bumbu utama: Bebek Kepahiang dari Bengkulu dengan bumbu rempah khas, dan Bebek Djakarta dengan bumbu yang lebih familiar di lidah orang Jakarta. Restorannya cukup ramai dan semua menunya enak, terutama bebek kepahiang yang membuat ketagihan.
"Bebeknya lezat, ayam djakarta enak, ayam kampung juga lezat, jamur crispy mantap, tahu tempe nikmat, dan sambal bawangnya juara," tulis pengunjung di Google Review.
Tempatnya luas dengan area parkir yang memadai, dilengkapi ruangan ber-AC, mushola, toilet, dan bahkan lapangan badminton di dalam.
Bebeknya lumayan besar, porsinya pas, sambalnya kurang pedas tapi tetap enak, secara keseluruhan bagus sesuai harga yang berkisar Rp31.000-Rp67.000 untuk paket hemat. Buka 24 jam setiap hari.
3. Nasi Bebek Mbak Nanik: Inspirasi dari Mantan Satpam.
Dengan cabang di Jalan Insinyur H. Juanda Nomor 220B, Margahayu, Bekasi Timur, rumah makan ini punya kisah inspiratif di baliknya. Pemiliknya, Mbak Nanik, adalah mantan satpam yang kini sukses dengan bisnis kuliner bebeknya.
Awalnya menggunakan bebek, tapi karena banyak komplain dagingnya tipis, akhirnya beralih ke entok yang teksturnya lebih tebal.
Rahasia kelezatan masakan Mbak Nanik adalah sambal kaya rempah yang membuat pelanggan ketagihan. Bumbunya gurih dan meresap, terutama bumbu hitamnya yang juara. Rumah makan ini juga menghabiskan ribuan ekor bebek setiap harinya dan memiliki peternakan sendiri.
"Bebeknya empuk karena baru matang jadi enak makannya hangat-hangat, nasinya juga masih panas pulen," tulis review salah satu pengunjung.
Mbak Nanik juga baru-baru ini meraih juara pertama kategori makanan dalam UMKM Bekasi Competition 2024. Harga sangat terjangkau, hanya Rp18.000-Rp30.000 per porsi. Semua menu telah mengantongi sertifikat halal MUI dan BPOM. Buka Senin-Minggu pukul 09.00-22.00 WIB.
4. Bebek RM. Ella: Legendaris dengan Sambal Terasi Khas.
Berlokasi di Jalan Ahmad Yani Nomor 44, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, tepat di seberang RSUD Kota Bekasi, rumah makan ini sudah berdiri sejak lama dan menjadi favorit keluarga.
Keunikan RM. Ella adalah penggunaan daging entok (itik serati) bukan bebek biasa. Daging entok dipilih karena lebih banyak dagingnya dan teksturnya lebih tebal sehingga pembeli lebih puas.
Sistem pelayanannya semi self-service di mana pembeli harus datang ke loket dan mengambil sendiri. Sambalnya tidak terlalu gelap dan masih ada warna kemerahan khas cabai, dengan tingkat kepedasan bergantung pada kualitas cabai.
"Sambalnya selalu bikin nagih dan setiap kali ke sini pasti nambah nasi secara otomatis," tulis review pengunjung di PergiKuliner.
Dagingnya empuk karena dipresto dan bumbunya meresap hingga ke tulang. Harga mulai Rp35.000-Rp65.000. Buka Senin-Minggu pukul 10.00-20.00 WIB.
5. Bebek Goreng H. Slamet: Sambal Korek yang Legendaris.
Dengan beberapa cabang di Bekasi seperti di Jalan Chairil Anwar Nomor 25 Blok A, Margahayu, Bekasi Timur, dan Jalan Dasa Darma I Nomor 9, Rawalumbu, rumah makan ini terkenal dengan sambal korek andalannya yang sangat pedas.
Suasana Jawanya cukup kental terpancar dari bentuk bangunan serta interior ruangannya. Area duduk ada pilihan lesehan maupun kursi. Ruangan semi outdoor sehingga nyaman bagi perokok.
Bebek Slamet punya kombinasi rasa unik antara bebek yang gurih dengan sambal yang sangat pedas sampai level mematikan. Banyak pelanggan yang menjadikannya comfort food keluarga karena cita rasanya yang konsisten.
Tempatnya cukup besar, stafnya ramah, area parkirnya tidak terlalu luas, tapi untuk rasa seperti Bebek Slamet pada umumnya yang lezat dan cukup bagus.
"Waktu penyajian cepat, tersedia kamar mandi bersih dan mushola. Sangat direkomendasikan untuk pecinta bebek karena rasanya lezat dan harganya terjangkau," tulis pengunjung di Google Review.
Harga per porsi mulai dari Rp25.000-Rp50.000. Buka setiap hari dengan jam operasional bervariasi tergantung cabang.
Kelima rumah makan bebek tersebut menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda. Semuanya punya keunggulan yang membuat pelanggan rela datang jauh-jauh dan bahkan rela antre demi merasakan kelezatannya. (Pandu)




