![]() |
| Kiri ke kanan: Ketua RW 21 Alamsyah Purba, Ketua Komisi III Arif Rahman Hakim, Camat Bekasi utara dan Lurah Harapan Jaya. |
inijabar.com, Kota Bekasi - Warga RW 21 Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, akhirnya memiliki kantor sekretariat yang representatif setelah 30 tahun tanpa fasilitas permanen.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, meresmikan kantor sekretariat RW 21 kawasan Pesona Anggrek, sekaligus mengukuhkan pengurus RW 21 periode 2025–2030, bersama Camat Bekasi Utara, Sabtu (28/2/2026).
Diketahui, pembangunan kantor tersebut dilaksanakan dalam dua tahap menggunakan dana APBD Kota Bekasi. Tahap pertama dikerjakan pada Juni 2023, mencakup struktur fondasi hingga atap.
Sedangkan tahap kedua rampung pada Oktober 2025 dengan anggaran tambahan Rp 200 juta, sehingga total dana yang terserap mencapai sekitar Rp 400 juta.
"Ini salah satu bentuk komitmen saya terhadap warga Pesona Anggrek, khususnya RW 21, dalam membangun lingkungan. Alhamdulillah, setelah 30 tahun tidak ada sekretariat, warga RW 21 kini punya kantor RW yang cukup megah, baik, dan bermanfaat," ujar pria yang akrab disapa ARH ini usai acara.
Ia juga menaruh kepercayaan besar, pada kepemimpinan Ketua RW yang kembali terpilih untuk periode kedua, terutama dalam pengalaman dan komunikasi yang baik dengan pemerintah.
"Saya percayakan kepada Pak Alamayah Purba sebagai ketua RW. Beliau punya pengalaman yang baik, komunikasinya aktif, termasuk dengan saya sebagai anggota DPRD dari daerah pemilihan Bekasi Utara. Saya apresiasi beliau memimpin kembali dua periode di RW 21," kata Arif.
Sementara itu, Ketua RW 21, Alamayah Purba menjelaskan, pengukuhan pengurus kali ini melibatkan pengurus inti beserta lima bidang pendukung, mencakup PKK, kader posyandu, bank sampah, dan jumantik.
"Visi kami selalu ditekankan pada rukun, guyub, dan kompak, serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan warga RW 21," papar Alamayah.
Ia menyebut, program bank sampah sebagai salah satu unggulan yang akan terus dikembangkan. Bank Sampah Basanang RW 21 telah berjalan hampir lima tahun, dan terbukti memberi manfaat ganda, dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendorong ekonomi warga.
"Bank sampah kami betul-betul eksis sampai sekarang. Selain untuk kebersihan lingkungan, manfaat ekonominya juga sudah dirasakan warga," jelasnya.
Selain bank sampah, RW 21 juga mengembangkan UMKM lokal melalui platform umkmbekasi.com, yang telah mendapat dukungan dari Wali Kota Bekasi sebagai dewan pembina, dan akan segera berekspansi ke wilayah Harapan Jaya.
Alamayah berharap, agar sinergi antara warga, pemerintah kelurahan, kecamatan, dan DPRD terus menguat. Sebagai Ketua Forum Komunikasi RW Harapan Jaya, ia juga mengajak seluruh anggota dewan dari dapil Bekasi Utara, untuk turut mendukung pembangunan di RW 1 hingga RW 30 wilayah Harapan Jaya.
"Kami optimis dan berharap selalu mendapat dukungan, terkait pembangunan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi warga. Selama lima tahun pertama kami sudah merasakannya, dan kami yakin ke depan sinergi ini akan semakin baik," pungkas Alamayah. (Pandu)




