3 Kandidat Ketua PKB Kota Bekasi Masuk Tahap Uji Kelayakan di Pusat, Diumumkan 2 Bulan Lagi

Redaktur author photo
Suasana Muscab PKB Kota Bekasi

inijabar.com, Kota Bekasi - Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Bekasi 2026, resmi berakhir dengan capaian positif pada kinerja kepengurusan periode sebelumnya. 

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB memberikan penilaian sangat baik, mencapai 90 persen, terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus DPC PKB Kota Bekasi selama lima tahun terakhir.

Keberhasilan administratif tersebut dibarengi dengan penetapan tiga nama kader terbaik yang akan memperebutkan kursi ketua, melalui tahapan uji kelayakan dan kompetensi (fit and proper test) di tingkat pusat dan wilayah.

Ketua Panitia Muscab PKB Kota Bekasi, Alit Jamaludin, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara, mulai dari pembukaan hingga empat pleno persidangan, telah diselesaikan dengan lancar pada Sabtu (4/4/2026) siang.

"Alhamdulillah, Muscab hari ini berjalan lancar, baik agenda seremonial maupun persidangan. Terkait LPJ, DPP memberikan penilaian sekitar 90 persen atau masuk kategori sangat baik untuk kinerja lima tahun kebelakang," ujar Alit selepas acara.

Persidangan tersebut dipimpin oleh jajaran pimpinan sidang yang terdiri dari perwakilan DPP PKB, Irmawan (Ketua Sidang), perwakilan DPW PKB Jawa Barat, Muhamad Rochadi (Sekretaris Sidang), serta Humaira Zahrotun Noor (Pendamping Sidang).

Dalam pleno pengumuman hasil pemetaan DPP, terdapat tiga nama yang secara resmi ditetapkan sebagai kandidat pimpinan DPC PKB Kota Bekasi. Ketiganya adalah Rizki Topananda (petahana Ketua DPC), Alit Jamaludin (anggota DPRD Kota Bekasi), dan Beni Surya (ketua IKA PMII Kota Bekasi).

"Tadi sudah ditetapkan tiga nama tersebut. Selanjutnya mereka akan mengikuti uji kelayakan dan kompetensi di DPW dan DPP. Hasil akhirnya kemungkinan akan diumumkan pada Juni atau Juli mendatang," papar Alit.

Proses pemilihan seperti ini baru pertama kali dilakukan di PKB. Sebelumnya proses pemilihan dilakukan di forum Muscab di masing-masing tingkatan wilayah.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizki Topananda, menilai Muscab tahun ini menjadi bukti soliditas internal partai. Menurutnya, PKB telah berhasil meminimalisir gesekan internal, melalui kepatuhan terhadap AD/ART dan mekanisme penilaian kinerja yang objektif dari DPP.

"Munculnya tiga nama ini adalah hasil penilaian dan pemetaan selama lima tahun. Transformasi ini membuat penguatan struktur tidak lagi menjadi polemik. Kita tidak lagi fokus pada gesekan internal, tapi beralih pada pelayanan umat dan kontribusi nyata kepada masyarakat," tegas Rizki.

Rizki menambahkan, siapapun yang terpilih nantinya, telah menyepakati program kerja pokok pikiran yang berorientasi pada kepentingan publik. Fokus utama PKB Kota Bekasi ke depan adalah meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap partai, guna menambah perolehan kursi di DPRD Kota maupun Provinsi.

Pelaksanaan Muscab yang berakhir tertib ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi PKB di Kota Patriot, untuk menyongsong tantangan politik di masa depan dengan struktur kepemimpinan yang lebih segar dan kompeten. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini