DPRD Soroti Status Plt Kadisdik Kota Bekasi di Tengah Pelantikan 51 Kepsek

Redaktur author photo
51 Kepala Sekolah usai dilantik berpose bersama

inijabar.com, Kota Bekasi - Langkah Pemerintah Kota Bekasi melantik 51 Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SD dan SMP Negeri, untuk mengisi kekosongan jabatan mendapat sorotan dari legislatif. Fokus utama tertuju pada posisi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi, yang hingga kini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi, menilai kondisi kepemimpinan di Dinas Pendidikan (Disdik) yang belum definitif, dapat berdampak pada efektivitas kebijakan di sektor pendidikan.

“Sejauh ini, Wali Kota seharusnya segera melantik (Kadisdik definitif). Karena bagaimanapun juga, kebijakan-kebijakan strategis tidak bisa diambil langkahnya secara maksimal kalau posisinya masih Plt,” ujar Ahmadi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (17/4/2026).

Ahmadi menekankan, bahwa jabatan Plt memiliki keterbatasan kewenangan dalam mengambil keputusan krusial. Padahal, dunia pendidikan di Kota Bekasi saat ini tengah menghadapi agenda-agenda besar, yang membutuhkan komitmen penuh dari pimpinan dinas.

Terlebih lagi, dalam waktu dekat Kota Bekasi akan menghadapi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang kerap menjadi tantangan tahunan.

“Apalagi mendekati pendaftaran online (PPDB). Wali Kota harus cermat melihat ini. Jangan sampai pelantikan-pelantikan (Kepsek) ini, akhirnya tidak berjalan bagus untuk koordinasi karena pimpinan dinasnya belum definitif,” tegasnya.

Selain persoalan administrasi pimpinan, Ahmadi membeberkan sejumlah masalah klasik, yang masih menghantui sektor pendidikan di Kota Bekasi. Ia menyebutkan, Disdik masih memiliki banyak Pekerjaan Rumah (PR), yang menumpuk dan memerlukan penanganan serius.

Beberapa isu utama yang disoroti antara lain adalah kekurangan tenaga pengajar (guru), serta kesiapan infrastruktur dan sistem menjelang PPDB.

“Banyak PR di Disdik, mulai dari kekurangan guru hingga menyambut PPDB. Kita harus benar-benar serius dalam membangun bangsa ini, dan itu dimulai dari pengelolaan pendidikan yang stabil,” pungkas Ahmadi.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi telah menyerahkan SK penempatan kepada 50 Kepsek baru, sebagai upaya penyegaran organisasi. Meski demikian, data Disdik menunjukkan masih ada belasan posisi Kepsek yang kosong dan rencananya baru akan kembali diseleksi kembali di bulan Desember. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini