![]() |
| Ilustrasi |
inijabar.com, Kota Bekasi - Keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bekasi, kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, distribusi makanan untuk para siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bintara II, dilaporkan terhenti total selama satu pekan terakhir tanpa alasan yang jelas.
Kondisi tersebut memicu kekosongan asupan gizi tambahan, yang biasanya diterima rutin oleh para siswa. Hingga saat ini, pihak sekolah maupun wali murid masih menunggu penjelasan resmi dari pengelola, terkait mandeknya program prioritas tersebut.
Penghentian distribusi ini dikonfirmasi langsung oleh pihak sekolah. Penanggung Jawab (Person in Charge/PIC) penerimaan MBG di SDN Bintara II, mengungkapkan bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tidak lagi mengirimkan pasokan makanan ke sekolah mereka.
"Sudah sekitar satu minggu ini memang tidak ada pengiriman MBG ke sekolah. Kami juga belum mendapat informasi pasti penyebabnya apa," ujar PIC tersebut saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (17/4/2026).
Padahal, menurutnya, selama ini proses distribusi berjalan tanpa kendala berarti. Kehadiran program MBG dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian para siswa, selama berada di lingkungan sekolah.
Meski belum ada rilis resmi, spekulasi yang berkembang di lapangan menyebutkan, bahwa terhentinya pasokan tersebut berkaitan dengan adanya perombakan manajemen di internal penyedia.
"Kami berharap bisa segera ada kejelasan, supaya program ini bisa kembali berjalan seperti semula," lanjutnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, muncul dugaan adanya pergantian posisi Kepala Dapur SPPG yang membawahi wilayah tersebut. Namun, proses transisi ini disayangkan karena berdampak langsung pada hak anak-anak untuk mendapatkan makanan bergizi.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengelola dapur SPPG maupun instansi terkait di Pemerintah Kota Bekasi, belum memberikan keterangan mengenai penyebab pasti penghentian layanan. (Pandu)



