![]() |
| Petugas PUPR saat menertibkan kabel optik |
inijabar.com, Depok - Guna menata serta menjaga estetika kawasan Heritage, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DUPR) mulai melakukan pembenahan jaringan kabel utilitas semrawut, di Kawasan Depok Lama, Jalan Pemuda, Kota Depok, Selasa (14/3/2026).
Langkah teknis ini dilakukan sekaligus juga sebagai upaya pembenahan infrastruktur agar bisa memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dalam menyambut rangkaian pelaksanaan HUT ke-27 Kota Depok.
“Untuk kenyamanan kaitan dengan jalan, dan kemudian juga penataan kabel di Jalan Pemuda yang ke depannya juga ingin dijadikan Heritage. Ke depan kita juga akan bangun perapihan trotoar di sini, perapihan kabel-kabel udara sekaligus ini juga salah satu persiapan rangkaian pelaksanaan HUT ke-27 Kota Depok,”ujar Kabid Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DUPR) Kota Depok Denny Setiawan saat ditemui di lokasi penertiban utilitas kabel udara, Jalan Pemuda, Kota Depok, Selasa (14/3/2026).
Denny mengatakan bahwa penertiban utilitas kabel udara ini merupakan kegiatan rutin yang akan dilaksanakan di sejumlah titik. Untuk tahun ini, kata dia pihaknya menargetkan sebanyak sembilan titik lokasi se Kota Depok.
“Lokasi yang sudah kita lakukan sebenarnya sudah banyak ya, tapi sementara baru lima titik lokasi dahulu yang akan kita selesaikan pemotongan kabelnya. Salah satunya, kemarin di Serua, kemudian Radar Auri, hari ini di Jalan Pemuda dan dua lagi di wilayah Tapos, Sawangan dan Mampang,” terang Denny.
Dia mengaku bahwa ada tiga titik lokasi yang masih tertunda karena masih menunggunya pengerjaan hingga seluruhnya bisa berjalan maksimal. Bahkan tak hanya itu, pihaknya juga akan menargetkan seluruh wilayah se Kota Depok akan bebas kabel udara hingga 2029 mendatang.
“Memang Depok salah satu yang menjadi pionir Jawa Barat untuk lebih banyak penataan kabelnya. Bertahap, tidak mungkin langsung seluruhnya kita selesaikan. Kita masih melihat jalan-jalan utama dahulu ya, tapi nanti setelah itu baru kita upayakan jalan-jalan lingkungan juga,” tuturnya.
Sebab ke depan, kata dia jaringan utilitas kabel-kabel udara yang terdapat di seluruh wilayah sudah tidak akan lagi berfungsi. Karena telah menggunakan jaringan kabel bawah tanah yang sudah terhubung.
Dengan adanya pemotongan utilitas kabel udara di sejumlah titik jalan. Pihaknya berharap, ini bisa menambahkan kenyamanan bagi pengguna jalan terutama dalam memperindah estetika ruang kota.
Sebelumnya diketahui Pemerintah Kota Depok telah menjalin bekerjasama dengan Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) dan Tim Ahli Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) berencana untuk melakukan revitalisasi kawasan Depok Lama menjadi ikon wisata sejarah.(Risky)



