![]() |
| Aji saat memimpin RUTA 2026 PPPRS Grand Center Point. |
inijabar.com, Kota Bekasi - Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Grand Center Point (GCP) Apartemen Tower C & D, menggelar Rapat Umum Tahunan (RUTA) Tahun Buku 2025 di Gedung Graha Hartika, Kota Bekasi, Sabtu (18/4/2026).
Diketahui, selain penyampaian laporan pertanggungjawaban, agenda itu menjadi momentum penguatan transparansi, melalui audit keuangan oleh akuntan publik.
Ketua Pengurus P3SRS GCP, Ardy Junaidi, menjelaskan bahwa agenda utama RUTA kali ini, adalah melaporkan kegiatan serta laporan keuangan tahun sebelumnya kepada seluruh warga, serta pemaparan rencana kerja strategis untuk tahun mendatang.
"Tujuan utama kami adalah melayani kebutuhan warga dan melakukan perbaikan berkelanjutan. Warga menyampaikan keluh kesah terkait pelayanan operasional harian, dan itu kami jadikan dasar untuk meningkatkan kinerja pengelola ke depannya," ujar Ardy usai rapat yang dirangkaikan dengan acara Halal Bihalal tersebut.
Ada hal berbeda dalam pelaksanaan RUTA periode 2024-2027 ini. Ketua Korwil P3SRS Jawa Barat, Aji Ali Sabana, menyoroti kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) yang membuka acara secara resmi.
"Ini sinyal baik. Kehadiran pemerintah menunjukkan fungsi pengawasan dan pembinaan berjalan. Selain itu, RUTA tahun ini berjalan sangat kondusif dan aman tanpa intrik, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang sempat diwarnai kisruh," kata Aji.
Aji juga mengapresiasi langkah pengurus, yang menggandeng akuntan publik dan notaris untuk mengaudit serta mencatat jalannya rapat. Menurutnya, hal ini sesuai dengan amanat Permen PUPR Nomor 4 Tahun 2025.
"Pengelolaan keuangan harus transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Saya mengimbau apartemen lain di Bekasi untuk mencontoh ini. Apalagi sekarang aturan sanksi bagi pengembang atau badan pengelola yang tidak membentuk P3SRS sudah tegas, bisa sampai pencabut izin usaha," paparnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengawas P3SRS GCP, Tonny Silvaraj, menyatakan adanya peningkatan signifikan dalam koordinasi internal. Memasuki tahun kedua kepengurusan, ia menilai sinergi antara pengawas dan pengurus semakin kompak dalam melakukan efisiensi anggaran.
"Kami melakukan perhitungan matang untuk setiap kebijakan. Fokus tahun ini adalah pembenahan internal gedung, perapian fasilitas, dan memastikan keselamatan warga dalam menggunakan fasilitas umum," jelas Tonny.
Ke depan, pihak P3SRS GCP berencana, meningkatkan intensitas pertemuan dengan warga secara rutin setiap enam bulan sekali. Hal ini dilakukan untuk mempererat hubungan, antara penghuni dengan pengelola sebagai perpanjangan tangan warga.
"Kami optimis GCP akan menjadi salah satu apartemen terbaik di Kota Bekasi melalui pola kepemimpinan yang satu hati dan transparan," pungkasnya. (Pandu)



