Sawah Organik 1 Hektare di Cigembor Mulai Bergerak, 22 Petani Siap Panen Perdana

Redaktur author photo
Lurah Cigembor Kecamatan Ciamis Nanda Orlando

inijabar.com, Ciamis- Program pertanian organik mulai digarap serius di Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Di bawah kepemimpinan Lurah Cigembor, Nanda Orlando, pemanfaatan aset milik pemerintah daerah seluas satu hektare kini difokuskan untuk budidaya padi organik.

Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam mendorong pertanian ramah lingkungan. Lurah menegaskan bahwa lahan aset pemda tersebut hanya boleh disewa oleh petani yang siap menanam padi secara organik.

“Yang menyewa wajib menerapkan sistem organik. Ini bentuk komitmen kami mendukung program daerah,” ujar Nanda. Selasa (14/4/2026)

Saat ini, proses sudah memasuki tahap awal, yakni pembuatan pupuk organik dan mikroorganisme lokal (MOL). Pupuk organik  dalam tahap pembalikan pertama, sementara MOL yang dibuat oleh petani setempat sudah mulai menghasilkan berbagai varian seperti MOL beras, MOL darah, hingga MOL dari rebung.

Sebanyak 22 petani yang mengelola lahan tersebut sebelumnya telah mengikuti pelatihan pertanian organik. Menariknya, seluruh proses ini dilakukan secara swadaya tanpa bantuan program khusus dari pemerintah kelurahan.

“Ini murni inisiatif masyarakat. Mereka ingin berubah dari penggunaan pupuk kimia ke organik,” jelasnya.

Untuk panen perdana, diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan setelah seluruh tahapan pengolahan tanah dan pemupukan selesai, termasuk target pematangan pupuk pada bulan Mei.

Lurah Cigembor juga mengimbau petani lain di luar lahan aset pemda untuk mulai beralih ke sistem organik. Namun, ia memahami bahwa sebagian petani masih menunggu hasil panen pertama sebagai pembuktian.

“Kami tidak memaksakan. Tapi kalau hasilnya nanti bagus, Insya Allah akan banyak yang ikut,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa pertanian organik tidak selalu mahal. Sebab, bahan baku pupuk bisa diperoleh dari lingkungan sekitar, seperti limbah rumput hingga kotoran hewan dari tempat pemotongan.

Dengan semangat perubahan ini, Cigembor diharapkan menjadi percontohan pertanian organik di Ciamis, bahkan berpotensi memperluas lahan tanam lebih dari satu hektare di masa mendatang.(edo)

Share:
Komentar

Berita Terkini