Jalan Rusak Dibiarkan? Warga Bandung Geruduk Dinas PU Jabar

Redaktur author photo
Aksi unras PsM Garasi

inijabar.com, Kota Bandung - Gelombang kekecewaan publik terhadap kondisi infrastruktur jalan kembali mencuat. Sejumlah perwakilan masyarakat bersama LSM Garasi menggelar aksi demonstrasi di kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Bandung. Aksi ini menjadi sinyal keras bahwa persoalan jalan rusak tak lagi bisa dianggap sepele.

Dalam orasinya, massa menyoroti banyaknya ruas jalan provinsi di Jawa Barat yang mengalami kerusakan parah namun belum mendapat penanganan maksimal. Lubang menganga, aspal terkelupas, hingga genangan air disebut sebagai “pemandangan rutin” yang membahayakan pengguna jalan setiap hari.

“Ini bukan sekadar soal kenyamanan. Jalan rusak itu ancaman nyata bagi keselamatan warga dan menghambat aktivitas ekonomi,” tegas perwakilan LSM Garasi di lokasi aksi.

Jalan Rusak Jabar Jadi Sorotan: Anggaran Besar, Hasil Dipertanyakan

Aksi ini juga menyinggung besarnya anggaran infrastruktur yang digelontorkan pemerintah, namun dinilai belum berbanding lurus dengan kondisi di lapangan. Publik mempertanyakan transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran tersebut.

Sejumlah peserta aksi membawa poster berisi kritik tajam, mulai dari “Jalan Rusak, Siapa Tanggung Jawab?” hingga “Anggaran Ada, Perbaikan Mana?”

3 Tuntutan Utama Massa Aksi

LSM Garasi menyampaikan tuntutan yang dinilai mewakili keresahan masyarakat luas:

Perbaikan segera untuk jalan provinsi dengan kerusakan berat

Timeline terbuka terkait rencana perbaikan infrastruktur

Pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek jalan

Menurut mereka, tanpa langkah konkret dan terukur, masalah ini akan terus berulang setiap tahun.

Dampak Nyata: Dari Kecelakaan hingga Ekonomi Tersendat

Kerusakan jalan bukan hanya memperlambat mobilitas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Selain itu, distribusi barang dan jasa ikut terganggu, yang pada akhirnya berdampak pada perekonomian lokal di berbagai daerah di Jawa Barat.

Desakan Transparansi dan Respons Cepat Pemprov Jabar

Masyarakat mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Dinas PU, untuk lebih responsif dan terbuka terhadap kondisi ini. Mereka berharap ada komunikasi publik yang jelas terkait progres perbaikan jalan.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat, namun pesan yang disampaikan sangat tegas: publik menuntut perubahan nyata, bukan sekadar janji.

LSM Garasi memastikan akan terus mengawal isu ini hingga ada bukti konkret di lapangan jalan yang benar-benar diperbaiki, bukan sekadar wacana. (Novi)

Share:
Komentar

Berita Terkini