Lama Kosong Jabatan Strategis di Tiga Dinas Pemkot Depok Akhirnya Terisi

Redaktur author photo
Walikota Depok Supian Suri saat memberikan sambutan di pelantikan pejabat di lingkup Pemkot Depok

inijabar.com, Depok – Kosongnya jabatan strategis di tiga Dinas Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang berlangsung lama, kini sudah terisi. Melalui sistem merit dan manajemen talenta berbasis potensi serta kinerja pegawai, Walikota Depok, Supian Suri resmi melantik tiga Kepala Dinas bersamaan dengan 87 pejabat eselon III lainnya, di Kantot Balai Kota Pemerintah Kota Depok, Senin (25/5/2026).

Adapun tiga jabatan strategis tersebut diisi oleh beberapa nama lama di lingkungan Pemkot Depok diantaranya yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dijabat oleh Reni Siti Nuraeni. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dijabat oleh Yodi Joko Bintoro dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dijabat oleh Endra. 

Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan bahwa penilaian mutasi dan rotasi jabatan itu diukur dari beberapa indikator diantaranya yaitu kompetensi, pengalaman, pendidikan, dan lainnya. Maka semua dari manajemen talenta tersebut akan terpetakan oleh para aparatur Pemkot Depok pada dalam boks-boks mulai dari satu sampai dengan sembilan.

“Dan tadi untuk bisa dilantik, dipromosikan, mereka harus ada pada boks 7, 8, dan 9, itu yang pertama,” ujar Supian Suri usai pelantikan kepada awak media, di Balai Kota Depok, Senin (25/5/2026). 

Keuntungan dengan manajemen talenta ini, kata Supian bukan hanya karier birokrasi pada level kota. Namun dengan, ASN yang kompeten bisa ditempatkan di level Provinsi, karena Provinsi sudah menerapkan, sehingga nantinya provinsi yang akan mencari potensi tersebut.

“Misalkan Pak Gubernur mencari potensi untuk mengisi jabatan di provinsi. Bisa saja menarik para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Depok, tentunya harus memenuhi syarat masuk di dalam boks 9 untuk ke Provinsi Jawa Barat,” kata dia.

Supian Suri juga berpesan agar seluruh pejabat yang dilantik untuk dapat membantu dirinya menyelesaikan persoalan di Kota Depok.

“Saya minta tolong kepada seluruh aparatur Pemerintah Kota Depok, baik jabatan struktural maupun fungsional yang dilantik. Tolong saya, bantu saya untuk melayani warga masyarakat Kota Depok,” tegasnya.

Supian Suri juga menambahkan bahwa dirinya menginginkan agar apa yang menjadi persoalan warga segera ditangani dengan cepat. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Mendengar keluhan masyarakat Kota Depok, menjawab harapan-harapan masyarakat Kota Depok. Dan mewujudkan Depok ini menjadi kota yang maju,” harapnya.

Supian mengungkapkan, bahwa hari ini keluhan-keluhan dari warga tidak lagi melalui RT, RW atau Lurah. Keluhan-keluhan tersebut sudah bisa langsung didengar olehnya melalui pesan media sosial.

“Jadi kalau hari ini, saya mungkin tidak harus datang ke Pak Kepala Dinas PU, saya cukup men share apa yang menjadi keluhan masyarakat, itu juga menjadi bagian dari perintah tanggung jawab kita untuk menyelesaikan,” ungkapnya. 

Demikian juga halnya dengan keluhan yang ada di dinas-dinas lain. Keluhan-keluhan yang dirasakan masyarakat dalam layanan kita, baik di level Kelurahan, Kecamatan, Pendidikan, Kesehatan termasuk di dalamnya, ini juga menjadi tanggung jawab kita semua.

“Untuk itu, sekali lagi saya minta tolong bantuan ke saya dan dukungan dari Bapak dan Ibu. Mudah-mudahan, sekali lagi, ikhtiar kita ini menjadi tanggung jawab amanah yang memang menjadi hal yang amal ibadah buat kita semua," tandasnya.

"Sehingga harapan untuk mewujudkan Depok Maju, Jawa Barat Istimewa, dan Indonesia Emas 2045 benar-benar bisa terwujud,” pungkasnya. (Risky)

Share:
Komentar

Berita Terkini