![]() |
| Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi |
inijabar.com, Kota Bekasi - Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, membenarkan adanya rencana kunjungan ke China bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Wali Kota Bekasi, terkait proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi.
Menurut Politisi asal PKS ini, kunjungan tersebut merupakan undangan dari pihak Danantara bersama perusahaan asal China yang akan terlibat dalam pengelolaan PSEL di Kota Bekasi.
“Kita kan pihak terundang melalui Danantara oleh perusahaan China yang akan mengelola PSEL khususnya di Kota Bekasi,” ujar Sardi melalui selularnya. Senin (22/6/2026).
Sardi menegaskan, seluruh kebutuhan perjalanan dalam undangan itu disebut akan difasilitasi oleh pihak pengundang, mulai dari pengurusan visa hingga keperluan lainnya. Ia memastikan rencana kunjungan tersebut tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah.
“Jadi bukan anggaran dari APBD,” tegasnya.
Semua Stakeholder Diajak Pahami Sistem PSEL Sejak Awal
Politisi PKS itu menjelaskan, kunjungan ke China bertujuan agar seluruh pemangku kepentingan di Kota Bekasi memahami secara langsung skema kerja sama proyek PSEL, sistem pengelolaan, utilitas, hingga dampak yang mungkin timbul bagi masyarakat di sekitar lokasi proyek.
Menurut dia, pihak Danantara ingin memastikan seluruh stakeholder di Kota Bekasi memiliki pemahaman yang sama sebelum proyek PSEL memasuki tahap pembangunan.
“Danantara pastinya ingin semua stakeholder di Kota Bekasi mengetahui sejauh mana kerjasamanya, sistem pengelolaannya, utilitasnya dan dampaknya bagi masyarakat sekitar lokasi PSEL,” kata Sardi.
Ia menambahkan, langkah tersebut penting agar tidak muncul kesalahpahaman di kemudian hari, terutama menjelang tahapan awal proyek.
“Nah itu yang diharapkan semua diketahui di awal sebelum groundbreaking dimulai,” lanjutnya.
Jadwal Keberangkatan Masih Menunggu Informasi Pengundang
Meski membenarkan adanya rencana keberangkatan ke China, Sardi mengaku hingga kini jadwal pasti perjalanan tersebut masih belum ditentukan. Pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari pihak pengundang, mengingat masih ada sejumlah persiapan administrasi yang harus diselesaikan.
“Tadi kan dibilang ada item-item yang musti dipersiapkan seperti visa dan lain-lain. Jadi (jadwal keberangkatan) kita nunggu informasi dari mereka (Danantara),” bebernya.
Rencana kunjungan ini pun diperkirakan akan menjadi bagian dari proses persiapan proyek PSEL di Kota Bekasi, terutama untuk memberikan gambaran langsung kepada para pemangku kepentingan mengenai teknologi dan sistem pengelolaan yang akan diterapkan.(*)



