Masjid Ini Akhirnya Terang! Bantuan Gratis dari PLN Bikin Warga Baleendah Bersyukur

Redaktur author photo
Foto: Dokumentasi

inijabar.com, Kota Bandung – Momentum Hari Lahir Pancasila dimaknai PT PLN (Persero) UP3 Majalaya dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui program Jumat Berbagi Cahaya – Light Up The Dream (LUTD), PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis untuk Masjid Al-Amanah di Kampung Cikawung, Desa Margamekar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Bantuan berupa sambungan listrik berdaya 450 VA tersebut merupakan hasil donasi sukarela para pegawai PLN yang dikumpulkan melalui program Light Up The Dream. Kehadiran listrik di rumah ibadah tersebut menjadi kabar gembira bagi warga yang selama ini mengandalkan fasilitas terbatas untuk menjalankan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.

Program ini menjadi simbol nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

Masjid Al-Amanah Kini Punya Listrik Mandiri

Proses penyerahan bantuan dilakukan oleh Srikandi PLN UP3 Majalaya yang turut mendampingi seluruh tahapan penyambungan listrik, mulai dari proses administrasi hingga pelaksanaan teknis di lapangan.

Sebelumnya, Masjid Al-Amanah belum memiliki akses listrik mandiri yang memadai untuk menunjang aktivitas operasional sehari-hari. Kini, dengan tersedianya pasokan listrik, berbagai kegiatan seperti salat berjamaah, pengajian anak-anak, kajian rutin ibu-ibu, hingga aktivitas sosial masyarakat dapat berlangsung lebih nyaman dan optimal.

Pengurus Masjid Al-Amanah, Iin, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan PLN.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN atas bantuan penyambungan listrik ini. Kehadiran listrik akan sangat membantu kegiatan ibadah, mengaji anak-anak, serta pengajian rutin ibu-ibu di lingkungan kami. Semoga menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi seluruh pegawai PLN yang telah berbagi melalui program ini,” ujarnya.

Wujud Gotong Royong Pegawai PLN

Manajer PLN UP3 Majalaya, Widodo, mengatakan bahwa program Light Up The Dream merupakan bentuk kepedulian nyata insan PLN yang dibangun dari semangat kebersamaan dan gotong royong.

Menurutnya, Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat penting bahwa nilai kemanusiaan, persatuan, dan solidaritas sosial harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Melalui program Light Up The Dream, para pegawai PLN secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses listrik. Kami berharap hadirnya listrik di Masjid Al-Amanah dapat mendukung aktivitas ibadah dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” kata Widodo.

PLN: Listrik Bukan Sekadar Energi, Tapi Harapan

General Manager PLN UID Jawa Barat, Widodo Sugeng, mengatakan bahwa Light Up The Dream merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan energi yang merata dan berkeadilan.

Menurutnya, setiap sambungan listrik yang terpasang bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, maupun keagamaan.

“Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui program Light Up The Dream, PLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai sumber energi, tetapi juga menghadirkan harapan, kesempatan, dan peningkatan kualitas hidup bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tersebut tidak lepas dari kepedulian para pegawai PLN yang secara konsisten menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses listrik.

Cahaya yang Menyalakan Harapan

Melalui program Light Up The Dream, PLN UP3 Majalaya berharap kehadiran listrik di Masjid Al-Amanah dapat menjadi penggerak berbagai aktivitas keagamaan dan sosial kemasyarakatan di Desa Margamekar.

Lebih dari sekadar menyalakan lampu, program ini menjadi simbol bahwa nilai-nilai Pancasila masih hidup melalui aksi gotong royong yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kini, cahaya yang menyala di Masjid Al-Amanah bukan hanya menerangi bangunan ibadah, tetapi juga menjadi simbol harapan, kepedulian, dan kebersamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Bandung.(kiki)

Share:
Komentar

Berita Terkini