![]() |
| Operasi pasar murah di Majalengka |
inijabar.com, Majalengka – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar rutin setiap pekan.
Program ini menjadi langkah nyata untuk menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Majalengka, kegiatan OPM berlangsung setiap Kamis pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di empat pasar milik pemerintah daerah, yakni Pasar Cigasong, Pasar Kadipaten, Pasar Talaga, dan Pasar Prapatan Sumberjaya.
Sejak pagi, ratusan warga tampak memadati lokasi pasar murah untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Program ini merupakan hasil sinergi Pemkab Majalengka dengan Perum BULOG Kantor Cabang Cirebon yang menyediakan dua komoditas utama, yakni beras medium SPHP dan minyak goreng rakyat Minyakita.
Dalam operasi pasar tersebut, beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp58.000, lebih murah dibanding HET sebesar Rp62.500. Sementara Minyakita dijual Rp15.500 per liter, sedikit di bawah HET Rp15.700, dengan pembelian dibatasi maksimal dua liter per orang untuk mencegah penimbunan.
Kepala Bidang Pasar Disperdagin Majalengka, Taufikurohman, mengatakan Operasi Pasar Murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.
"Operasi Pasar Murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau, sekaligus menekan potensi kenaikan harga di pasar," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, program tersebut juga bertujuan menjaga distribusi pangan agar tetap merata sehingga pasokan di masyarakat tetap aman dan harga tidak mudah bergejolak.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Banyak warga rela datang sejak pagi dan mengantre demi mendapatkan beras SPHP serta Minyakita dengan harga lebih murah. Bagi sebagian keluarga, selisih harga tersebut cukup membantu mengurangi beban pengeluaran kebutuhan sehari-hari.
Pemkab Majalengka bersama BULOG memastikan program Operasi Pasar Murah akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai salah satu strategi pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.(*)



