![]() |
| Penguatan Karakter bagi Guru P3K Tahun 2026 di Ciamis |
inijabar.com, Ciamis – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan, yang diwakili Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Ewo, menegaskan bahwa pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bukan sekadar perubahan status pekerjaan, tetapi merupakan amanah besar dari negara.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Penguatan Karakter bagi Guru PPPK Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wretikandayun, Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis.
Dalam sambutannya, Ewo menyampaikan bahwa para guru PPPK merupakan sosok-sosok terpilih yang dipercaya untuk membentuk masa depan bangsa melalui pendidikan generasi penerus.
"Menjadi aparatur negara bukan sekadar perubahan status kerja atau kepastian secara administratif. Kesempatan menjadi ASN berarti Bapak dan Ibu siap memikul tanggung jawab yang jauh lebih besar. Di pundak Bapak dan Ibu terdapat ekspektasi masyarakat akan hadirnya pelayanan publik yang berkualitas, profesional, dan berintegritas," tegasnya. Jumat (16/10/2026)
Karakter Guru Jadi Kunci Pendidikan
Menurutnya, di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, penguasaan materi pelajaran dan teknologi belum cukup untuk mencetak generasi unggul. Faktor yang paling menentukan justru terletak pada karakter dan keteladanan seorang guru.
"Karakter guru adalah pondasi dari seluruh proses pendidikan. Sebelum kita membentuk karakter peserta didik, karakter kita sendiri harus kokoh terlebih dahulu," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Disdik Ciamis menekankan empat nilai utama yang harus menjadi pegangan setiap guru PPPK, yakni berorientasi pada pelayanan, kompeten dan berintegritas, harmonis dalam hubungan kerja, serta kolaboratif dan saling mendukung.
Ia mengingatkan agar nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam sikap, disiplin, serta pelayanan kepada peserta didik dan masyarakat.
"Nilai-nilai ini harus hidup dan tercermin dalam tutur kata, disiplin kerja, serta cara Bapak dan Ibu melayani peserta didik setiap hari," katanya.
Guru Diminta Pahami Aturan ASN
Pada kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis juga menghadirkan narasumber dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis.
Peserta diminta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memahami berbagai regulasi, hak, dan kewajiban sebagai ASN PPPK agar terhindar dari penyimpangan dalam menjalankan tugas.
"Pahami aturan main agar ruang-ruang untuk penyimpangan dapat tertutup rapat, dan komitmen kita sebagai pendidik tetap terjaga murni," pesannya.
Mengakhiri sambutan, Ewo berharap seluruh peserta kembali ke sekolah masing-masing dengan semangat baru, integritas yang semakin kuat, serta komitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Ciamis.
Kegiatan Penguatan Karakter bagi Guru PPPK Tahun 2026 pun secara resmi dibuka sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme dan integritas tenaga pendidik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis.(diki)




