|
Menu Close Menu

Ridwan Kamil; Jangan Curiga Dengan Forum CSR

Selasa, 19 November 2019 | 10.56 WIB

inijabar.com, Kota Bekasi- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil  mengapresiasi Forum CSR ( Corporate Social Responsibility) yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar.

"Pemda Provinsi hanya mengarahkan supaya (CSR) tidak salah belanja," ujar Ridwan Kamil,  dalam Peresmian Bersama Proyek-Proyek CSR Jabar Tahun 2018-2019 di Trans Luxury, Kota Bandung, Senin (18/11/2019).

Jumlah perusahaan yang tergabung dalam Forum CSR, kata dia, masih rendah. Dari sekira 2.500 perusahaan skala besar yang berada di Jabar, baru 207 perusahaan yang sudah bergabung dalam Forum CSR. Jumlah tersebut terdiri dari 3 BUMD, 41 BUMN, dan 163 perusahaan swasta.

"Karena baru 10 persen, tolong semuanya mendaftar masuk CSR Forum supaya bisa maju bersama-sama. Mereka yang bergabung, kita akan memberikan dukungan dalam menyelesaikan masalah bisnisnya. Tahun depan target dua kali lipat," ungkapnya seperti dilansir rmoljabar.

Berdasarkan data Bappeda Jabar, investasi dari program CSR-PKBL perusahaan dari 2011 sampai dengan triwulan III 2019 mencapai Rp 1,59triliun. Sedangkan, dalam kurun 2018-2019, program pembangunan proyek CSR Jabar dominan di sektor pendidik, yakni 72 persen.

Sisanya, sektor infrastruktur dan  sanitasi lingkungan (12 persen), kesehatan (10 persen) dan sektor lainnya (6 persen). Program tersebut tersebar di 15 Kabupaten dan 3 Kota, seperti Kab. Bogor, Kab. Sukabumi, Kab. Cianjur, Kab. Bandung, Kab. Garut, Kota Bandung, dan Kota Depok.

"Dengan Forum CSR, arah (pembangunan) jelas, misalkan tahun ini Citarum, tahun depan temanya pendidikan. Kemudian tiap tahun kita apresiasi, dan total peusahaan ini akan menghasilkan perubahan yang signifikan," katanya.

"Nanti Desember kami akan rapat supaya Januari 2020 kita akan fokus mengeroyok CSR bidang apa," tambahnya.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menjelaskan, dengan adanya Forum CSR, dana CSR lebih tranparan dan laporan pertanggungjawabannya menjadi jelas.

"Semua CSR itu ada forumnya. Jadi, jangan berburuk sangka. Semua CSR masuk ke Forum CSR, apa yang dibelanjakan tanyakan ke Forum CSR. Pertanggungjawaban ada dilaksanakan di Forum CSR, jadi tertib," tandasnya.(*)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->