|
Menu Close Menu

Anne Bangga Banprov Jabar Untuk Purwakarta Naik 3 Kali Lipat

Jumat, 14 Februari 2020 | 16.32 WIB
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika
inijabar.com, Purwakarta- Tanggung renteng pembangunan daerah. Pemprov Jabar naikan bantuan ke Kabupaten Purwakarta sebanyak 3 kali lipat, dibanding tahun sebelumnya.

"Jika dipersentasekan, kenaikannya sekitar 347 persen dari tahun lalu. 2019 banprov ke kita hanya Rp 37,4 miliar. Di 2020 naik menjadi Rp 129 miliar," ujar Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, kepada awak media, Jumat (14/2/2020).

Menurut dia, tahun ini masih banyak pekerjaan rumah yang belum dituntaskan. Misalnya, terkait pembangunan infrastruktur layak bagi masyarakat. Untuk menuntaskan hal itu tidak bisa sepenuhnya ditanggulangi pemerintah daerah. Tapi, perlu sokongan bantuan dari provinsi.

"Kalau nilai banprov-nya naik, ya kami senang. Karena, sangat membantu kami dalam proses percepatan pembangunan di wilayah kami," katanya.

Anne menuturkan, selama ini alokasi dari banprov tersebut 60 persen di antaranya digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Karena, pembangunan infrastruktur selama ini jadi salah satu prioritas pembangunan di wilayahnya.

Selain infrastruktur, sambung dia, peningkatan kebutuhan dasar masyarakat di sektor kesehatan, pendidikan dan sarana prasarana olahraga juga menjadi prioritas program kerjanya.

Adanya alokasi Banprov yang memadai ini, kata dia, bisa berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakatnya. 

Anne juga mengaku berbangga hati karena empat tahun berturut-turut daerahnya dianggap berhasil dalam pengelolaan keuangan. Ini seiring hasil Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat, menyematkan predikat Wajar Tanpa pengecualian (WTP) untuk Pemkab Purwakarta.

Ini merupakan berkat kerja keras seluruh pihak di Kabupaten Purwakarta. Artinya, selama ini seluruh perangkat kerja daerah, baik itu eksekutif maupun legislatif di wilayahnya telah bekerja sesuai koridor dan aturan yang berlaku. Sehingga sangat wajar, jika BPK mengganjar dengan predikat WTP ini.
"Kami berharap capaian tersebut bisa sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi," kata Anne.

Anne menambahkan, target dirinya kedepan tak lain bagaimana supaya perekonomian masyarakatnya terus berkembang. Hal itu, juga harus didorong dengan penyediaan infrastruktur yang handal.

"Titik berat prioritas kami kedepan, diarahkan pada program penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, serta peningkatan produksi pangan dan produk unggulan masyarakat. Target kami, laju pertumbuhan ekonomi di 2021 mendatang naik 5,54 persen,"ucap Anne. (cep)

Bagikan:

Komentar