|
Menu Close Menu

Dapat Curhatan Perawat, Sekretaris Komisi IV Desak Pemkot Fasilitasi Para Medis Penginapan Sementara

Sabtu, 28 Maret 2020 | 06.00 WIB

inijabar.com, Kota Bekasi Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Hj.Evi Mafriningsianti meminta Pemkot Bekasi juga untuk meniru Pemprov DKI memberikan fasilitas penginapan dan makan yang layak  bagi para tenaga medis mulai dari perawat sampai dokter yang menjadi garda terdepan penanganan Covid 19.

"Banyak juga keluhan dari para tenaga medis yang ditolak saat pulang ke rumah karena dianggap bisa membawa virus ke rumah atau tempat kos nya. Kondisi Ini bisa membuat semangat mereka jadi down ditengah sibuknya pekerjaan yang sangat beresiko itu,"tuturnya.

Dia menambahkan, beberapa hotel bisa diajak bekerjasama untuk sementara waktu dipakai guna memfasilitasi para tenaga medis.

"Bagian dari apresiasi Pemkot terhadap tenaga medis sebagai garda terdepan, memberikan perhatian, diberikan juga fasilitas APD (alat pelindung diri) sesuai standar dan insentif untuk mereka yang sudah memberikan pengabdian dan ketulusan melayani,"tandasnya.

Terpisah, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan, pihaknya berencana menggelontorkan bantuan pada warga yang terkena dampak pendemi Corona sebesar Rp 500 ribu, dalam bentuk sembako.

”Rencananya Kota Bekasi akan mendapat bantuan dari provinsi jawa barat sebesar Rp 500 ribu bagi warga yang terkena dapak virus Corona, yang akan kita fokuskan adalah mereka yang rawan miskin baru, gara-gara corona yang tadinya normal, tiba-tiba tidak berpenghasilan saat ini,”ujar Rahmat Effendi pada media. di GOR Patriot Chandrabaga, Jumat (27/3/2020).

”Rencanya pendataan dilakukan oleh Dinas kependudukan yang mengetahui memiliki E-KTP juga melibatkan Dinas Sosial,Kabag Kesos semua kita libatkan termasuk unsur Muspida kota Bekasi.Ini harus tepat sasaran jelas walikota,unsur Muspida akan mengawasi jalannya proses pendataan dan bila perlu rekan-rekan wartawan juga harus mengawasi dan kontrol, jangan sampai orang kaya dapat sembako itu,"tegasnya.(*)

Bagikan:

Komentar