|
Menu Close Menu

DPPKB Bilang 1-30 Juni Pendataan Keluarga di Seluruh Indramayu

Jumat, 27 Maret 2020 | 21.00 WIB
.
inijabar.com, Indramayu- Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Indramayu, Trinani Rochaeningsih, menjelaskan, tahun 2020 Kabupaten Indramayu sebagai bagian dari Provinsi Jawa Barat bersama dengan Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Maluku, dan DKI Jakarta akan melaksanakan Pendataan Keluarga (PK) dengan metode sensus,

Sementara 28 provinsi lainnya akan menggunakan metode survei. Pemilihan 6 provinsi dengan metode sensus merupakan wilayah dengan unmetneed tinggi dan prevalensi perkawinan anak yang tinggi. Kabupaten Indramayu akan melaksanakan Pendataan Keluarga Tahun 2020 di seluruh desa dan kecamatan yang direncanakan akan dilaksanakan mulai tanggal 1-30 Juni 2020 mendatang.

Sementara yang menjadi sasaran keluarga di Kabupaten Indramayu sebanyak 619.878 KK. Dengan rincian sebanyak 371.927 KK (60 %) akan dilakukan melalui online dan sebanyak 247.951 KK (40 %) dilakukan melakukan pengisian formulir.

“Keluarga di Kabupaten Indramayu akan dilakukan Pendataan Keluarga secara menyeluruh di tahun 2020 ini dengan mengunakan metode sensus dengan menggunakan formulir dan smartphone atau online,” ungkap Trinani di ruang kerjanya. 

Trinani mengungkapkan, evaluasi pelaksanakaan Pendataan Keluarga Tahun 2015 telah dilakukan untuk memperoleh berbagai kekurangan yang ada, dan di tahun 2020 ini sudah dipersiapkan dengan baik mulai dari persiapan pelaksanaan, pengadaan formulir, orientasi dan sebagainya.

“Kita yakin bahwa Pelaksanaan Pendataan Keluarga Tahun 2020 di Kabupaten Indramayu akan berjalan dengan baik dan sukses,” tambahnya.

Sementara itu Plt. Bupati Indramayu, H. Taufik Hidayat mengatakan, pelaksanaan Pendataan Keluarga yang dilaksanakan pada bulan Juni ini diharapkan bisa dilaksanakan dengan lancar pasca penetapan tanggap darurat covid-19.

“Pada bulan Juni kami harapkan situasi sudah membaik dan kehidupan sudah seperti semula dan tidak ada halangan pada Pendataan Keluarga tersebut,” tegas Taufik.

Selanjutnya, Taufik berharap, jika situasi dan kondisi sudah membaik agar masyarakat Indramayu bisa menyambut kedatangan petugas dengan senyuman dan bersedia untuk memberikan data keluarganya sebagai bahan untuk pembangunan program dalam Program "Bangga Kencana" Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana. (Sai)
Bagikan:

Komentar