Ihsanudin Bilang Paslon Jimmy-Yusni Punya 3 Kartu Sakti Majukan Karawang inijabar.com
|
Menu Close Menu

Ihsanudin Bilang Paslon Jimmy-Yusni Punya 3 Kartu Sakti Majukan Karawang

Selasa, 24 November 2020 | 08.08 WIB




inijabar.com, Karawang- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra Ihsanudin menyatakan, pikiran rakyat Karawang sangatlah rasional dan dipastikan sudah cerdas dalam memilih pemimpin.


“Pilkada Karawang ini justru jadi momen pasangan calon (paslon) dalam mengadu gagasan, visi dan misi apakah bisa diterima rakyat atau tidak. Rekam jejak juga mempengaruhi referensi politik pemilih di daerah ini,” jelas Ihsanudin. Senin (23/11/2020).


“Ini sangat logis dan jadi momen bagi paslon yang pro rakyat untuk memenangkan Pilkada Karawang,” imbuhnya.


Sebagai kader Gerindra, Ihsanudin mengapresiasi dan mendukung penuh upaya paslon Jimmy –Yusni yang secara sederhana dan logis telah menterjemahkan visi pemerintahannya dengan mengeluarkan 3 kartu sakti untuk mengatasi lonjakan pengangguran dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Karawang. Ketiga kartu itu adalah kartu Wirausaha, kartu Tani/Nelayan dan kartu Guru Ngaji.


“Gagasannya sederhana tapi brilian, sudah terbukti mendapat respon positif yang massif dari masyarakat Karawang,” ujarnya.


Ihsanudin menilai ketiga kartu tersebut menjadi wujud keberpihakan Jimmy-Yusni yang diusung Partai Gerindra, PKB, Partai Hanura, serta Partai non parlemen Gelora,  sebagai gerakan terobosan dan pembelaan terhadap masyarakat kecil seperti petani, nelayan, wirausaha termasuk di dalamnya pengangguran, dan guru ngaji yang selama ini kurang diperhatikan oleh pemerintah.


"Ketiga kartu ini bagian dari follow up kontrak politik yang sudah ditandatangani paslon Jimmy-Yusni, bahkan Komitmennya terhadap rakyat lebih konkret melalui kartu keberpihakan," tegasnya saat ditemui di kediamannya di Teluk Jambe, Senin malam tadi (24/11/20).


Ihsan melanjutkan, melalui kartu tersebut, masyarakat yang berprofesi sebagai petani, nelayan, dan wirausaha, termasuk juga di dalamnya pengangguran, dan guru ngaji bakal mendapatkan insentif lebih dan program prioritas pemerintahan untuk ke depannya selain menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) Karawang sendiri.(pik)

Bagikan:

Komentar