Info Bagi Honorer di Ciamis, Bupati Ajukan 593 Formasi PPPK ke Pemerintah Pusat inijabar.com
|
Menu Close Menu

Info Bagi Honorer di Ciamis, Bupati Ajukan 593 Formasi PPPK ke Pemerintah Pusat

Kamis, 04 Agustus 2022 | 17.04 WIB




inijabar.com, Ciamis- Pemerintah memastikan menghapus status tenaga honorer mulai tahun 2023. Tenaga honorer yang saat ini masih bekerja di lingkungan instansi pemerintah bisa diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).


Hal tersebut tertuang dalam surat Menteri PANRB Nomor B/185/M.SM.02.03/2022 tentang Status Kepegawaian di Lingkungan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. 


Meski begitu, pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS atau PPPK tersebut harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku. 


Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengaku telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB). 


"Terkait pengangkatan honorer menjadi P3K, kami telah meminta dan mengajukan dalam rekrutmen formasi tahun ini sebanyak 593 formasi untuk tenaga honorer pendidikan, kesehatan dan umum,"kata Herdiat dalam Rapat Paripurna DPRD, Kamis (4/8/2022) di Aula DPRD Ciamis. 


Bupati Herdiat menjelaskan para tenaga honorer yang diangkat menjadi P3K tersebut merupakan tenaga honorer yang mengabdi pada Pemerintah Kabupaten Ciamis. 


"Tentunya kami pun berupaya meminta kepada pemerintah pusat bahwa tenaga honorer yang diangkat jadi P3K adalah tenaga-tenaga honorer yang bekerja dan mengabdi pada Pemerintah Kabupaten Ciamis,"ujarnya. 


Pemerintah juga berupaya agar para tenaga honorer yang diangkat menjadi P3K adalah yang benar-benar mengabdi di Kabupaten Ciamis dan bukan dari Kabupaten atau Kota lain. 


Hal itu mengingat, Kabupaten Ciamis merupakan salah satu kabupaten yang mengajukan formasi cukup banyak dibandingkan dengan kabupaten atau kota tetangga lain kecuali Kabupaten Garut. 


"Kita juga berupaya untuk tidak dari luar daerah, paling tidak kita berupaya prosentasinya lebih besar para tenaga honorer yang mengabdi dan bekerja di Ciamis,"ujarnya. 


Menurutnya, jika ini terbuka juga untuk untuk peserta yang dari luar daerah, maka hal ini bukan salah satu upaya menuntaskan tenaga-tenaga honorer yang ada di Kabupaten Ciamis. 


"Kami Pemerintah Daerah akan senantiasa berupaya sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat Ciamis, khususnya para tenaga honorer,"pungkasnya.(edo)

Bagikan:

Komentar