Pj Walikota Bekasi Tak Boleh Cuek Kasus Kadispora Cawe-cawe Jadi Ketua IPSI Kota Bekasi

Redaktur author photo
Wakil ketua 1 IPSI Kota Bekasi Deni

inijabar.com, Kota Bekasi- Terkait polemik IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia) Kota Bekasi yang sangat kental nuansa politisnya, dibenarkan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Choiroman J Putero.

Menurutnya, dirinya tidak mau berpihak ke kubu manapun. Fokus dirinya selaku anggota Komisi IV adalah bagaimana memastikan Pj Walikota Bekasi selaku kepala daerah melakukan pembinaan terhadap ASN dalam hal ini Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Dispora).

"Kalau kami kan sesuai tupoksi Komisi IV ya bicaranya kinerja pemerintahan daerah. Dalam hal ini Pj Walikota Bekasi melakukan pembinaan kepada ASN termasuk Kadispora,"ujar politisi asal PKS ini pada media usai menerima perwakilan IPSI Kota Bekasi dan Kadispora di ruang Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Rabu (13/3/2024).

Pria yang akrab disapa Bang Choi ini menjelaskan, harusnya Kadispora dan Koni Kota Bekasi bisa melakukan mediasi kepada kedua kubu di IPSI Kota Bekasi.

"Kan harusnya Kadispora dan KONI Kota Bekasi bisa memediasi kedua belah pihak sehingga permasalahannya tidak melebar kemana-mana,"cetus Bang Choi.

Saat ditanya adakah nuansa politik dalam kasus perebutan tampuk pimpinan di IPSI Kota Bekasi. Bang Choi menegaskan, pasti ada kepentingan politik.

"Iyalah pasti (politisasi), meski lembaga nya bukan lembaga politik (IPSI) tapi insturmen politik terlihat,"bebernya.

"Kita (Komisi IV) sih pengen lebih luas lagi ke Pj Walikota Bekasi bagaimana mengevaluasi semua ASN yang terlibat di organisasi seperti cabang olahraga dan KONI Kota Bekasi. Apalagi KONI penerima anggaran daerah cukup besar pasti penting transparansi ketika banyak ASN di dalam pengurusannya,"tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 IPSI Kota Bekasi Deni Saefudin Hidayatullah menjelaskan, pihaknya memang sengaja meminta audiensi dengan Komisi IV DPRD Kota Bekasi dan menceritakan kondisi ikut cawe-cawe nya oknum petinggi di KONI Kota Bekasi terhadap kepengurusan IPSI Kota Bekasi.

"Ya bisa dibayangkan, masa sudah jadi pengurus KONI, juga menjabat sebagai Kadispora yang harusnya mengayomi semua cabor, eh masih mau jadi ketua IPSI,"ungkapnya usai diterima Komisi 4 DPRD Kota Bekasi. Rabu (13/3/2024).

Maka itu, kata Deni, pihaknya menceritakan semua kronologis termasuk saat dirinya menjadi salah satu peserta pencak silat di luar negeri yang tidak dibiayai oleh APBD Kota Bekasi.

"Eh pas sudah kembali ke Bekasi, Koni Kota Bekasi minta saya untuk membuat LPJ. Ini kan aneh,"ujarnya.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini