inijabar.com, Kota Bekasi - Pengelolaan air limbah domestik di Indonesia, kini mendapat tantangan besar untuk memperkuat ekosistem industri, yang melibatkan lebih dari 120 operator dan ribuan pelaku UMKM.
Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Kepala BLUD UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) Kota Bekasi, Andrea Sucipto, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Air Limbah (Forkalim) periode 2025-2029.
"Saat ini terdapat lebih dari 120 operator air limbah domestik, ditambah ribuan badan usaha serta UMKM yang bergerak di bidang ini," kata Andrea usai terpilih, Jumat (19/9/2025).
Rakernas tersebut juga menetapkan jajaran pengurus baru. Sarwoko Priyo dari PDAM Toya Wening Surakarta terpilih sebagai Wakil Ketua, Iyus Rusmana dari Badan Pengelola Otorita Batam sebagai Sekretaris, dan Fitria Ivadanti dari UPTD PALD Kota Cimahi sebagai Bendahara.
"Dengan sinergi, kita dapat mendorong pertumbuhan investasi, memperkuat perekonomian, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih baik," ujar Andrea.
Andrea menegaskan, akan berkomitmen untuk mentransformasi Forkalim, menjadi asosiasi yang lebih kuat dalam mengelola ekosistem air limbah domestik nasional kedepannya.
"Visi ini sejalan dengan perkembangan Forkalim, yang sudah didirikan tahun 2003 atas inisiasi Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi)," tegasnya.
Perlu diketahui, Forkalim resmi disahkan sebagai asosiasi oleh Menteri PUPR pada 2017, dan terus konsisten mengembangkan kinerja anggota demi pelayanan prima serta pelestarian lingkungan. (Pandu)



